Rusia berencana mengirim bantuan kemanusiaan berupa minyak dan produk minyak bumi ke Kuba dalam waktu dekat, menurut Kedutaan Besar Rusia di Havana.
“Dalam waktu dekat diharapkan pengiriman minyak dan produk minyak bumi dari Rusia ke Kuba sebagai bantuan kemanusiaan,” kata kedutaan dalam sebuah wawancara dengan harian Rusia Izvestia pada hari Kamis.
Misi diplomatik mengatakan mereka menjaga kontak konstan dengan maskapai penerbangan Rusia Aeroflot dan otoritas penerbangan Kuba untuk memastikan kembalinya warga Rusia ke tanah air dengan aman.
Aeroflot mengumumkan bahwa penerbangan evakuasi bagi warga Rusia yang berada di Kuba akan diorganisir dari Varadero dan Havana ke Moskow.
Pada hari Rabu, Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia merekomendasikan agar wisatawan Rusia menahan diri dari bepergian ke Kuba dan mendesak operator tur serta agen perjalanan untuk menangguhkan penjualan karena “situasi luar biasa terkait pasokan bahan bakar” di negara itu.
Kekurangan bahan bakar di Kuba semakin parah setelah militer AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari dan melarang pihak berwenang sementara memasok sumber energi ke pulau tersebut.
Venezuela sebelumnya merupakan salah satu eksportir utama minyak ke Kuba.










