ASIA
2 menit membaca
Rupiah melemah seiring pasar pantau perkembangan penyelesaian penutupan pemerintah AS
Perkiraan pertumbuhan BI yang di bawah angka dalam APBN 2026 turut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sentimen terhadap mata uang rupiah. Pemerintah menilai target tersebut realistis, tetap bergantung pada realisasi program belanja fiskal.
Rupiah melemah seiring pasar pantau perkembangan penyelesaian penutupan pemerintah AS
Seorang pekerja menyiapkan tumpukan uang kertas rupiah untuk pelanggan di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. / Arsip Reuters

Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan politik di Amerika Serikat serta ketidakpastian terkait kebijakan moneter The Federal Reserve. Pada Kamis, rupiah turun tipis ke Rp16.724 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp16.717.

Sentimen global mendominasi pergerakan pasar setelah muncul keyakinan bahwa penutupan pemerintahan AS yang akan segera berakhir. Gedung Putih pada Rabu waktu Washington menyampaikan kepercayaan bahwa kompromi anggaran siap diloloskan oleh Kongres, sebelum dikirim ke meja Presiden Donald Trump.

Pasar global masih menghadapi ketidakjelasan tambahan setelah pemerintah AS menyampaikan bahwa rilis data Consumer Price Index (CPI) dan pengangguran untuk Oktober 2025 berpotensi ditunda selama penutupan pemerintahan masih berlangsung. Bureau of Labor Statistics (BLS) belum memberikan kepastian mengenai jadwal terbaru, yang membuat investor semakin berhati-hati menjelang rapat FOMC Desember 2025.

Tekanan domestik

Di perdagangan sebelumnya, Rabu 12 November 2025, rupiah sempat merosot hingga 35 poin ke Rp16.724, sebelum ditutup melemah 30 poin dari posisi penutupan sebelumnya Rp16.694. Berakhirnya shutdown dapat membuka jalan bagi publikasi data ekonomi resmi yang selama ini tertunda, suatu faktor yang bisa mengurangi ketidakpastian dan pada akhirnya memperkuat dolar AS dibandingkan rupiah.

Dari dalam negeri, tekanan tambahan muncul setelah Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 5,33 persen, lebih rendah dari target 5,4 persen yang telah disepakati pemerintah dan DPR.

Proyeksi tersebut mempertimbangkan kondisi ekonomi global maupun domestik yang masih menantang.

Perkiraan pertumbuhan BI yang di bawah angka dalam APBN 2026 turut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sentimen terhadap mata uang rupiah. Pemerintah menilai target tersebut realistis, namun tetap bergantung pada kecepatan realisasi program belanja fiskal.

TerkaitTRT Indonesia - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di Q3 melambat 5,04 persen, pemerintah siapkan stimulus tambahan
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Tim SAR dan TNI AL mulai operasi tegakkan kapal Virgo Transport 8, 129 korban masih hilang
Indonesia-Malaysia perkuat ekosistem halal, Gibran dorong dewan halal regional ASEAN dipercepat
Pakar: Ketimpangan pemantauan gunung api di wilayah Indonesia hambat mitigasi bencana
Giuseppe Garibaldi tiba di Indonesia, eks kapal induk Italia resmi ganti nama ‘KRI Sriwijaya’
LRT Kelapa Gading-Manggarai resmi beroperasi, Prabowo soroti kemajuan transportasi Jakarta
Basarnas siapkan operasi angkat KM Virgo Transport 8 di tengah hambatan cuaca buruk
Malaysia dan Indonesia perkuat koordinasi atasi kabut asap lintas batas
Antrean BBM capai 1 kilometer di Makassar, Pertamina tambah pasokan dan layanan SPBU
Pergantian Menkeu Indonesia soroti transisi kebijakan dan tantangan fiskal
Indonesia selidiki dugaan dumping produk baja asal China
Cuaca buruk hambat pencarian 129 korban hilang kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
KPK tahan Dirut Summarecon Agung dan pejabat ATR/BPN terkait suap lahan Bogor
Operasi pencarian jurnalis hilang di Selat Sunda diperpanjang, aksi solidaritas digelar di Medan
22 korban selamat KM Virgo dievakuasi ke Banjarmasin, 129 orang masih dicari
2 kapal perang TNI AL kawal kapal induk Giuseppe Garibaldi saat memasuki Tanah Air
Semeru erupsi tiga kali hari ini, kolom abu capai 1.000 meter di Jawa Timur
Satu bulan karhutla di Kalbar, enam orangutan kembali dievakuasi dari kebun warga
Indonesia, Malaysia, Thailand sepakati prioritas ekonomi IMT-GT hingga tahun 2031
FIFA ASEAN Cup resmi diluncurkan, Indonesia dan Hong Kong jadi tuan rumah perdana
Presiden Prabowo instruksikan 11 kapal TNI AL cari rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda