BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Pendanaan transisi energi Indonesia bertambah US$400 juta
Indonesia memperoleh tambahan pendanaan US$400 juta untuk program transisi energi berkeadilan (Just Energy Transition Partnership/JETP). Dengan tambahan ini, total komitmen dana JETP mencapai US$21,8 miliar.
Pendanaan transisi energi Indonesia bertambah US$400 juta
Pemerintah membentuk Satgas Transisi Energi dan Ekonomi Hijau guna mencapai target Net Zero Emissions pada 2060. Foto: Dok. PLN
15 jam yang lalu

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tambahan pendanaan tersebut berasal dari komitmen baru Jerman melalui bank pembangunan KfW.

“Jerman melalui pembiayaan KfW telah berkomitmen pada dua proyek, termasuk PLTS Terapung Saguling,” kata Airlangga kepada wartawan di Jakarta, Kamis, dikutip dari Antara.

Menurut dia, saat ini terdapat lebih dari 20 proyek yang masuk dalam daftar (pipeline) untuk dipertimbangkan memperoleh pendanaan JETP.

Indonesia sejauh ini telah mengamankan komitmen pendanaan JETP sebesar US$21,4 miliar, dengan sekitar US$3,1 miliar di antaranya sudah dimanfaatkan.

Sejumlah proyek prioritas telah masuk dalam daftar JETP, baik yang siap dibiayai maupun yang masih menunggu persetujuan. Proyek tersebut antara lain PLTS Terapung Saguling, pembangkit panas bumi Muara Laboh, proyek pengolahan sampah menjadi energi di Legok Nangka, jaringan transmisi Sulawesi, pembangkit angin di Sumatera Selatan, serta program pengurangan penggunaan diesel (de-dieselization).

Dari total komitmen US$21,4 miliar, sekitar US$11 miliar berasal dari International Partners Group (IPG) dan US$10 miliar dari Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ).

Untuk mempercepat pengembangan energi bersih, pemerintah membentuk Satuan Tugas Transisi Energi dan Ekonomi Hijau (Satgas TEH). Satgas ini bertugas mempercepat implementasi JETP, termasuk menyiapkan rencana JETP 2.0.

Pemerintah menargetkan optimalisasi pemanfaatan pendanaan tersebut guna mendukung pencapaian target kontribusi penurunan emisi nasional (NDC) sekaligus memperluas kapasitas energi bersih di dalam negeri.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Jerman memperkuat kemitraan sambut CEPA 2026
SUMBER:TRT Indonesia