ASIA
2 menit membaca
PM Malaysia bantah klaim penyerahan 5.207 hektare ke Indonesia dalam isu perbatasan
Kuala Lumpur maupun Jakarta menegaskan bahwa isu tersebut merupakan bagian dari proses panjang perundingan batas negara yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan masih berlandaskan kesepakatan historis antara kedua negara.
PM Malaysia bantah klaim penyerahan 5.207 hektare ke Indonesia dalam isu perbatasan
Anwar menegaskan bahwa penetapan batas wilayah kedua negara sepenuhnya berlandaskan perjanjian lama yang masih berlaku. / Arsip Reuters
5 Februari 2026

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim membantah tudingan bahwa pemerintahannya telah menyerahkan sekitar 5.207 hektare wilayah Malaysia kepada Indonesia sebagai bentuk kompensasi terkait penataan perbatasan di kawasan Sabah–Kalimantan Utara.

Dalam pengarahan khusus di Parlemen Malaysia mengenai isu perbatasan Malaysia–Indonesia pada Rabu, Anwar menegaskan bahwa penetapan batas wilayah kedua negara sepenuhnya berlandaskan perjanjian lama yang masih berlaku. Ia menekankan Malaysia dan Indonesia tetap terikat pada kesepakatan yang telah disusun sejak 1915.

“Karena itu kita harus berpegang ketat pada perjanjian tersebut. Jika dilihat dari peta dan catatan resmi, kawasan yang dipersoalkan sudah ditentukan dengan jelas sejak perjanjian 1915,” kata Anwar, seperti dikutip media Malaysia The Strait Times.

Tiga kampung yang dimaksud adalah Kampung Kabulangalor, Kampung Lepaga, dan Kampung Tetagas di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Menurut Anwar, sebagian wilayah kampung tersebut memang tercatat berada di sisi Malaysia setelah dilakukan pengukuran ulang dan penandaan batas bersama dengan Indonesia. Namun, ia menegaskan bahwa hal itu merupakan hasil proses teknis berdasarkan perjanjian internasional, bukan pertukaran atau kompensasi wilayah.

Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah persoalan perbatasan darat yang belum terselesaikan, atau Outstanding Boundary Problems (OBP), masih dalam tahap pembahasan. Di sektor Sabah–Kalimantan Utara, terdapat lima kawasan pasang surut yang belum dimuktamadkan, sementara di sektor Sarawak–Kalimantan Barat masih ada empat OBP yang terus dinegosiasikan.

Kuala Lumpur maupun Jakarta menegaskan bahwa isu tersebut merupakan bagian dari proses panjang perundingan batas negara yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan masih berlandaskan kesepakatan historis antara kedua negara.

TerkaitTRT Indonesia - Soal tiga desa Nunukan, Malaysia sebut batas negara ditetapkan lewat proses hukum
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
KPK tetapkan enam tersangka kasus suap impor, oknum Bea Cukai diduga pakai safe house
Di Thailand, Anutin siapkan pembicaraan koalisi setelah kemenangannya di pemilu
Anak 6 tahun asal Indonesia tewas tertabrak mobil di Chinatown Singapura
Indonesia runner-up Piala Asia Futsal 2026, Erick Thohir bidik tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028
Polisi bongkar praktik judi online WN India di Bali, 39 orang ditangkap
Terduga pelaku peledakan mom molotov di SMPN Sungai Raya ditangkap polisi
BNN ungkap jaringan narkotika Aceh, 360 kilogram sabu dan ganja disita
Polisi telusuri kaitan aksi molotov siswa SMP di Kalbar dengan kasus SMAN 72 Jakarta
PM Jepang dukung rencana TSMC produksi chip canggih di tengah ketegangan dengan China
Razia sindikat penipuan daring di Kamboja picu lebih 3.000 WNI melapor ke KBRI, minta dipulangkan
Korea Selatan ingin kerja sama tanah jarang dengan China meski gabung blok perdagangan AS
Mendalami pembersihan Xi atas jenderal-jenderal tinggi China dan pertarungan untuk kekuasaan
Seorang siswa sekolah dasar di NTT bunuh diri akibat kondisi ekonomi
Indonesia melaju ke semifinal AFC Futsal Cup 2026 usai kalahkan Vietnam, selanjutnya hadapi Jepang
Gunung Semeru erupsi tujuh kali dalam 3 jam pagi ini, abu mencapai 800 meter
Pemerintah siapkan bansos Rp12 triliun untuk Ramadan dan Lebaran 2026
Anak SD 10 tahun di Ngada, NTT, diduga bunuh diri karena tak mampu beli buku dan pena
Hari ke-12 pencarian, korban longsor Cisarua bertambah jadi 85 orang
Mantan menteri kehakiman China dipenjara seumur hidup karena kasus korupsi
Boeing hentikan pengembangan dan penjualan jet tempur F-15 untuk Indonesia