PERANG GAZA
2 menit membaca
Prabowo tekankan diplomasi realistis di Board of Peace, soroti opsi sesuai kepentingan nasional
Pemerintah menekankan Board of Peace sebagai opsi diplomasi yang realistis untuk isu Palestina, namun menegaskan sikap kehati-hatian dan hak untuk menarik diri jika bertentangan dengan prinsip nasional.
Prabowo tekankan diplomasi realistis di Board of Peace, soroti opsi sesuai kepentingan nasional
Presiden Prabowo bertemu dengan tokoh-tokoh diplomasi RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (04/02/2026). /Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto memaparkan kebijakan luar negeri Indonesia terkait konflik Palestina dan keikutsertaan dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden AS Trump, hal itu ia sampaikan saat bertemu tokoh diplomasi, akademisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2).

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai Presiden Prabowo bersikap realistis dalam menghadapi situasi geopolitik yang kompleks. 

“Sekarang ini memang satu-satunya opsi di atas meja adalah mengenai Board of Peace, tidak ada opsi lain,” kata Dino. Ia menegaskan forum tersebut bukan solusi instan. “Ini adalah suatu eksperimen dan bukan obat yang ampuh,” ujarnya.

Dino juga mengapresiasi kehati-hatian pemerintah yang tetap berpegang pada prinsip dan kepentingan nasional Indonesia, termasuk kesiapan untuk menarik diri jika kebijakan itu bertentangan dengan nilai dasar Indonesia. 

“Kita masuk dengan hati-hati dan terus berpegang pada opsi untuk bisa keluar kalau ini bertentangan dengan prinsip kita dan kepentingan kita,” tegasnya.

Sementara itu, mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda menekankan bahwa keputusan bergabung diambil setelah konsultasi dengan negara-negara mayoritas Muslim. 

“Kita ikut serta dalam Board of Peace ini setelah melalui dua rangkaian konsultasi di antara negara-negara berpenduduk mayoritas Islam,” ujarnya.

Hassan menilai proses penyelesaian konflik tidak harus selalu melalui PBB. “Ada proses di luar kerangka PBB dan itu tidak perlu ditafsirkan secara negatif, sepanjang itu menghasilkan,” katanya. Ia menegaskan Indonesia tetap memiliki kedaulatan menentukan kelanjutan keterlibatan. 

“Kita juga punya kedaulatan untuk memutuskan apakah kita akan terus lanjut atau tidak… niat kita yang sesungguhnya yaitu membantu rakyat Palestina,” ujarnya.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia siap mundur dari “Board of Peace” AS jika tak dorong kemerdekaan Palestina
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia dan 7 negara kecam penolakan Israel atas peta jalan damai Gaza
Paus Leo desak Israel akhiri kekerasan terhadap Palestina di Tepi Barat yang diduduki
Ketua MPR RI serukan penghentian konflik Timur Tengah dan tegaskan dukungan untuk Palestina
Indonesia kecam penolakan Israel atas peta jalan pemulihan Gaza, desak implementasi Resolusi PBB
Baznas RI dan Yordania perkuat bantuan kesehatan bagi warga Palestina
Indonesia, Türkiye dan negara muslim kecam serangan Israel di Gaza, desak patuhi hukum internasional
Indonesia, negara Muslim gelar pertemuan di Yordania perkuat dukungan bagi Yerusalem dan Palestina
Indonesia kecam serangan Israel di Gaza, desak penghentian operasi militer
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Relawan Indonesia laporkan Netanyahu ke Kejagung atas dugaan kejahatan kemanusiaan armada Gaza
Gembala-gembala Palestina kehilangan tanah seiring pemukiman Israel meluas
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
AS luncurkan serangan baru terhadap Iran saat Trump mengatakan kesepakatan masih 'mungkin' tercapai
Palestina desak PBB bertindak terkait penahanan Direktur RS Gaza Dr Hussam Abu Safiya
Israel teken kesepakatan US$2,3 miliar untuk perluas permukiman ilegal di Tepi Barat
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, termasuk anak berusia 9 tahun bernama Tala
Juru bicara Hamas Hazem Qassem dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan oleh Israel
Apa yang akan terjadi selanjutnya saat Hamas menyerahkan administrasi Gaza ke panel yang didukung PBB?
5 hal yang perlu diketahui tentang pembubaran pemerintah Gaza
Tiga anak termasuk dalam 10 warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza