DUNIA
2 menit membaca
Forum Ekonomi Dunia akan selidiki pemimpin terkait hubungan masa lalu dengan Epstein
Investigasi independen terhadap Presiden dan CEO WEF, Borge Brende, bertujuan untuk mengklarifikasi kontak masa lalunya dengan pelaku kejahatan seksual yang telah dihukum, Jeffrey Epstein.
Forum Ekonomi Dunia akan selidiki pemimpin terkait hubungan masa lalu dengan Epstein
Presiden Forum Ekonomi Dunia Borge Brende berbicara saat pertemuan tahunan ke-54 WEF, di Davos, Swiss, 19 Januari 2024. / Reuters
4 jam yang lalu

World Economic Forum (WEF) meluncurkan penyelidikan independen terhadap Presiden dan CEO-nya, Borge Brende, guna memperjelas kontak masa lalunya dengan Jeffrey Epstein, terpidana kejahatan seksual yang telah meninggal, demikian laporan portal berita Swiss Info pada hari Kamis.

Menurut laporan media, Brende menghadiri tiga jamuan makan di mana Epstein juga hadir dan telah bertukar email serta pesan teks dengannya.

Dalam pernyataan tertulis, WEF mengatakan keputusan untuk memulai penyelidikan "menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan pemeliharaan integritas."

Forum itu menambahkan bahwa Brende sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan dan akan terus menjalankan tugasnya sebagai presiden dan CEO selama proses tersebut.

Brende mengatakan pertemuannya dengan Epstein terjadi dalam konteks pertemuan bisnis dan bahwa ia tidak mengetahui latar belakang kriminal Epstein pada saat itu.

Namun ia mengakui bahwa seharusnya ia melakukan pemeriksaan latar belakang yang lebih menyeluruh dan menyatakan penyesalan karena tidak melakukannya.

Departemen Kehakiman AS baru-baru ini merilis lebih dari 3 juta halaman, 2.000 video, dan 180.000 gambar terkait Epstein berdasarkan Epstein Files Transparency Act, yang ditandatangani menjadi undang-undang oleh Donald Trump pada 19 November tahun lalu.

Berkas-berkas tersebut mencakup foto tokoh-tokoh terkemuka, transkrip grand jury, dan catatan penyelidikan, meskipun banyak halaman disunting secara berat untuk melindungi korban.

Epstein ditemukan tewas karena bunuh diri di sebuah penjara di Kota New York pada 10 Agustus 2019 saat menunggu persidangan. Ia menghadapi dakwaan federal atas pengoperasian jaringan perdagangan seks yang melibatkan gadis-gadis di bawah umur dan perempuan, dan kematiannya terjadi saat ia ditahan di Metropolitan Correctional Center.

SUMBER:AA