Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri sebuah acara di Amerika Serikat pada 19 Februari dan diharapkan menandatangani perjanjian tarif dengan pemerintah AS pada waktu yang berdekatan.
Airlangga tidak merinci agenda acara tersebut. Namun sebelumnya, juru bicara presiden menyebut Prabowo mendapat undangan untuk menghadiri pertemuan perdana para pemimpin dalam forum yang dibentuk Presiden AS Donald Trump, yakni Board of Peace.
Kesepakatan tarif ini merupakan kelanjutan dari perundingan dagang kedua negara.
Pada tahun lalu, Indonesia telah mencapai kesepakatan awal untuk menurunkan tarif ekspor ke AS menjadi 19 persen dari sebelumnya 32 persen.
Penurunan tarif tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Amerika Serikat serta memperkuat hubungan perdagangan bilateral kedua negara.









