DUNIA
2 menit membaca
Media AS: AS kemungkinan akan menyerang Iran pada akhir pekan ini
Setelah kegagalan negosiasi di Jenewa, Washington sedang mempersiapkan skenario militer, demikian laporan media.
Media AS: AS kemungkinan akan menyerang Iran pada akhir pekan ini
Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio. / Reuters
11 jam yang lalu

Pemerintahan Donald Trump berencana melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir pekan ini, menurut laporan media AS, CBS News dan CNN mengutip sumber di sektor keamanan nasional.

Namun keputusan akhir belum diambil oleh Trump.

Dalam beberapa hari terakhir, AS secara signifikan memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah. Pentagon sebagian menarik personel dari pangkalan militer yang berada sangat dekat dengan Iran. Mereka juga mengerahkan tiga kapal induk ke kawasan.

Sumber CNN menekankan bahwa langkah seperti itu sesuai dengan praktik standar sebelum operasi potensial dan tidak berarti serangan tak terelakkan.

Menurut saluran tersebut, AS mengirim pesawat pengisian bahan bakar dan jet tempur yang berbasis di Inggris lebih dekat ke kawasan.

The Wall Street Journal menulis bahwa Washington mengerahkan kelompok udara terbesar di sini sejak invasi Irak pada 2003. Gugus kapal induk pimpinan USS Gerald Ford juga dapat tiba di wilayah itu akhir pekan ini.

TerkaitTRT Indonesia - Trump mengatakan ia akan terlibat secara tidak langsung dalam pembicaraan dengan Iran

Pada hari Rabu (18/2), penasihat keamanan utama berkumpul di Situation Room Gedung Putih dan membahas opsi tindakan. Trump dalam pembicaraan pribadi mengemukakan argumen baik untuk melakukan serangan maupun menentangnya.

Menurut sumber CNN, ia aktif berkonsultasi dengan tim dan sekutu serta "banyak memikirkan" konsekuensinya.

Secara paralel Washington melanjutkan kontak diplomatik.

Perwakilan AS dan Iran mengadakan pembicaraan tidak langsung di Jenewa pada 17–18 Februari, tetapi tidak mencapai terobosan.

Pihak Iran menyatakan adanya "kumpulan prinsip bersama", namun pejabat Amerika mengakui bahwa kedua belah pihak masih berbeda pandangan pada rincian kunci.

Gedung Putih secara publik tidak menetapkan tenggat waktu untuk solusi diplomatik, tambah administrasi Trump. Kantornya menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi prioritas, namun skenario militer masih ada di atas meja.

Di tengah sinyal-sinyal ini, ketegangan di kawasan meningkat. Iran, menurut citra satelit, memperkuat fasilitas infrastruktur nuklirnya dan menimbunnya dengan tanah dan beton.

SUMBER:TRT Russian
Jelajahi
Bill Gates batal hadiri konferensi AI di India di tengah polemik Epstein
Kemenkes dan WHO perkuat kolaborasi hibah kesehatan hingga 2027
Lebih dari 20 negara akan ikut pertemuan awal Dewan Perdamaian AS
Tarawih perdana digelar di seluruh Indonesia sambut Ramadan 1447 H
Iran dorong penguatan kerja sama ekonomi D-8 jelang KTT di Jakarta
Senator Australia dikecam karena promosikan retorika anti-Muslim
Penundaan penutupan PLTU batu bara Indonesia picu keraguan transisi energi
Puluhan tentara dan militan tewas dalam serangan dan operasi balasan di Pakistan
Muslim di Türkiye, Oman, Singapura, Australia akan memulai puasa Ramadan pada hari Kamis
Dari pelaku kejahatan seksual hingga finansier kontroversial: Apakah Epstein agen rahasia Mossad?
Vatikan tak akan bergabung dalam “Board of Peace” Trump: Diplomat Senior
Prabowo tiba di Washington, siap bahas perdagangan dan hadiri KTT BoP Gaza
Durasi waktu puasa yang dijalani umat Muslim selama bulan Ramadan
Bagaimana senjata Israel 'menghancurkan' Palestina dan mengapa itu merupakan kejahatan perang
Konsorsium Irak-UEA berencana membangun jaringan kabel data cepat senilai $700 juta
Konsesi lahan menjadi fokus dalam pembicaraan perdamaian Rusia-Ukraina di Jenewa
Serangan teroris pada pos polisi Pakistan menewaskan dua orang, termasuk seorang anak
Australia menolak pulangkan warga negaranya dari Suriah terkait dugaan hubungan dengan Daesh
Iran menyerukan agar AS bernegosiasi secara independen dari pengaruh Israel
Jepang mulai kembali uji coba operasi di pembangkit nuklir terbesar di dunia