DUNIA
2 menit membaca
AS kirim kapal induk lainnya ke Timur Tengah di tengah pembicaraan nuklir Iran
Kapal Induk USS Gerald R. Ford akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln saat Washington memperketat sikapnya terhadap Iran.
AS kirim kapal induk lainnya ke Timur Tengah di tengah pembicaraan nuklir Iran
Angkatan Laut AS meningkatkan kehadiran mereka di Teluk. [Foto arsip] / Reuters
15 jam yang lalu

Kapal induk USS Gerald R. Ford dan kapal-kapal pengawalnya, yang saat ini berada di Karibia, akan dipindahkan ke Timur Tengah dan kemungkinan besar tidak akan kembali ke pangkalan hingga akhir April atau awal Mei, menurut New York Times.

Empat pejabat AS, yang berbicara kepada surat kabar tersebut dengan syarat anonim, mengatakan bahwa awak kapal telah diberitahu tentang keputusan tersebut pada hari Kamis.

Gugus tempur Ford akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln di Teluk untuk mendukung tekanan intensif Presiden AS Donald Trump terhadap Iran.

Trump sebelumnya telah menyerukan kapal induk kedua di wilayah tersebut, meskipun kapal tersebut tidak disebutkan secara spesifik.

Presiden AS memperingatkan bulan lalu bahwa sebuah "armada" besar sedang menuju Iran, mendesak Teheran untuk mencapai kesepakatan atau "serangan berikutnya akan jauh lebih buruk."

TerkaitTRT Indonesia - Israel ingin AS serang Iran, namun Trump lebih memilih diplomasi yang keras: laporan

'Kita harus membuat kesepakatan'

Trump mengatakan armada yang mendekati Iran, yang dipimpin oleh kapal induk AS USS Abraham Lincoln, lebih besar daripada yang sebelumnya dikirim ke Venezuela dan menggambarkannya sebagai "siap, bersedia, dan mampu untuk segera memenuhi misinya, dengan kecepatan dan kekerasan, jika perlu."

Presiden Trump juga pada hari Kamis menekankan bahwa AS harus membuat kesepakatan dengan Iran dan menyarankan kesepakatan dapat dicapai dalam bulan depan.

"Kita harus membuat kesepakatan, jika tidak, akan sangat traumatis, sangat traumatis," kata Trump kepada wartawan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Kamis mengatakan dia berharap Trump menciptakan kondisi untuk mencapai kesepakatan dengan Iran yang akan menghindari serangan militer.

Kapal USS Gerald R. Ford meninggalkan Norfolk, Virginia, pada 24 Juni untuk penugasan yang awalnya direncanakan sebagai tur Eropa, tetapi dialihkan ke Karibia untuk mendukung kampanye tekanan Trump terhadap Venezuela.

Pesawat-pesawat Ford terlibat dalam operasi 3 Januari di Venezuela yang mengakibatkan penculikan Presiden Nicolas Maduro.

Awalnya dijadwalkan untuk kembali pada awal Maret, penugasan kelompok penyerang tersebut kini telah diperpanjang.

Penundaan terbaru ini akan membahayakan periode perbaikan dan peningkatan besar-besaran yang direncanakan Ford di Virginia, menurut laporan tersebut.

TerkaitTRT Indonesia - AS kirim kapal perang lain ke Timur Tengah di tengah ketegangan dengan Iran
SUMBER:TRT World & Agencies