PERANG GAZA
2 menit membaca
Israel mengatakan aktivis dari kapal bantuan yang menuju Gaza berada di bandara untuk deportasi
Beberapa aktivis diperkirakan akan berangkat dalam beberapa jam ke depan, kata Kementerian Luar Negeri Israel.
Israel mengatakan aktivis dari kapal bantuan yang menuju Gaza berada di bandara untuk deportasi
Israel mengatakan aktivis dari kapal bantuan yang menuju Gaza berada di bandara untuk dideportasi./Foto: Reuters / Reuters
10 Juni 2025

Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan bahwa para aktivis dari kapal bantuan kemanusiaan yang menuju Gaza dan telah dicegat oleh Israel kini telah tiba di bandara untuk proses deportasi.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa dini hari, kementerian tersebut menyebutkan bahwa para relawan dari kapal Madleen, yang membawa pasokan kemanusiaan penting untuk Gaza yang terkepung, telah tiba di Bandara Ben Gurion untuk meninggalkan Israel dan kembali ke negara asal mereka.

Beberapa dari mereka diperkirakan akan berangkat dalam beberapa jam ke depan, tambahnya. "Mereka yang menolak menandatangani dokumen deportasi dan meninggalkan Israel akan dibawa ke otoritas peradilan, sesuai dengan hukum Israel, untuk mengesahkan deportasi mereka."

"Konsul dari negara asal para penumpang bertemu dengan mereka di bandara," kata kementerian tersebut.

Pasukan Israel menyita kapal tersebut pada Senin pagi, mengalihkan misinya untuk mengirimkan bantuan penting ke wilayah Gaza yang terkepung.

Kapal bantuan tersebut memiliki 12 awak di dalamnya, termasuk anggota Parlemen Eropa asal Prancis-Palestina, Rima Hassan.

Sebanyak 12 orang terlibat dalam misi bantuan ini, termasuk 11 aktivis dan satu jurnalis.

Para aktivis di kapal tersebut termasuk Yasemin Acar dari Jerman, Baptiste Andre, Pascal Maurieras, Yanis Mhamdi, dan Reva Viard dari Prancis, Thiago Avila dari Brasil, Suayb Ordu dari Türkiye, Sergio Toribio dari Spanyol, Marco van Rennes dari Belanda, serta Omar Faiad, seorang jurnalis dari Al Jazeera Mubasher, juga dari Prancis.

Mantan Presiden AS Donald Trump mengomentari insiden tersebut dengan mengatakan: "Saya pikir Israel sudah memiliki cukup banyak masalah tanpa harus menculik Greta Thunberg."

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Indonesia, negara-negara Muslim kecam keputusan Israel menyita tanah di Tepi Barat yang diduduki
Persiapan misi Gaza dipercepat, 1.000 pasukan Indonesia disiapkan awal April
Pertama sejak 1967: Pemerintah Israel setujui pendaftaran lahan Tepi Barat sebagai 'properti negara'
Kemlu: Indonesia siap hentikan misi Gaza jika melanggar kebijakan luar negeri
Setidaknya 12 warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel di Gaza, melanggar gencatan senjata
Israel berencana batasi akses ke Masjid Al-Aqsa selama Ramadan
Akankah Israel meluncurkan serangan militer besar-besaran lainnya terhadap Gaza?
Indonesia bantah normalisasi hubungan saat Israel gabung BoP, keikutsertaan untuk Palestina
China mengecam upaya Israel untuk aneksasi Tepi Barat Palestina
Prabowo dipastikan hadiri pertemuan perdana “Board of Peace”-nya Trump di AS pekan depan
Gaya bahasa ganda dunia Barat memungkinkan Israel memperkuat pendudukan Tepi Barat
Penyelidikan: Israel gunakan senjata yang membuat ribuan warga Palestina 'lenyap ke udara' di Gaza
Ratusan orang berunjuk rasa di luar parlemen Australia menentang kunjungan presiden Israel
Indonesia akan menjadi pasukan ISF pertama yang capai Gaza dibawah BOP
Indonesia tegaskan komitmen perdamaian Gaza dengan Solusi Dua Negara
Ketika membakar rumah-rumah tidak lagi dianggap sebagai terorisme di Tepi Barat yang diduduki
Israel melakukan serangan mematikan di seluruh Gaza  di tengah gencatan senjata
Antara tumor dan trauma, pasien sakit di Gaza menghadapi perang di luar garis depan
Prabowo diundang ke KTT perdana Board of Peace (BoP) di AS, juga incar kesepakatan dagang
Indonesia siapkan 8.000 prajurit untuk misi penjaga perdamaian di Gaza