Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Episenter berada di darat, sekitar 24 kilometer tenggara Pacitan, pada kedalaman 122 kilometer.
BMKG menjelaskan gempa tersebut termasuk gempa menengah yang dipicu deformasi batuan di dalam lempeng bumi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik atau thrust fault.
Getaran gempa dirasakan dengan intensitas III–IV MMI di Pacitan, Karangkates, dan Tulungagung. Sementara di Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar tercatat pada skala III MMI. Getaran lebih ringan dirasakan di sejumlah wilayah lain seperti Madiun, Jember, Mojokerto, hingga Denpasar, Kuta, dan Karangasem di Bali.
BMKG juga melaporkan getaran lemah dirasakan di Yogyakarta dan sekitarnya, Semarang, Pasuruan, serta Mataram.
Hingga kini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami dan hingga pukul 08.35 WIB belum terpantau adanya gempa susulan.














