ASIA
2 menit membaca
Satu orang tewas dalam bentrokan perbatasan Kamboja-Thailand saat ketegangan kembali meningkat
Angkatan Darat Kerajaan Thailand mengatakan pasukan Kamboja 'menembakkan senjata ke wilayah Thailand.'
Satu orang tewas dalam bentrokan perbatasan Kamboja-Thailand saat ketegangan kembali meningkat
Bentrokan di perbatasan antara Kamboja dan Thailand pada hari Rabu mengakibatkan satu warga sipil tewas dan tiga luka-luka di Kamboja. / Reuters
13 November 2025

Seorang warga sipil tewas dan tiga lainnya terluka di Kamboja dalam bentrokan lintas batas dengan Thailand pada Rabu, dengan kedua belah pihak saling menuding, beberapa hari setelah Thailand menangguhkan pakta perdamaian.

Kementerian Luar Negeri Kamboja pada Rabu "mengutuk dengan sekeras-kerasnya penembakan tanpa provokasi oleh pasukan Thailand terhadap warga sipil Kamboja di desa Prey Chan, provinsi Banteay Meanchey, pada sore hari 12 November 2025, yang mengakibatkan satu warga sipil tewas dan tiga lainnya terluka."

Kementerian itu mengatakan insiden ini "merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Kamboja, serta pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan prinsip-prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Piagam ASEAN, dan Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC)," dan menambahkan bahwa protes resmi telah diajukan kepada Thailand.

Tentara Kerajaan Thailand membantah bahwa pasukan Thailand terlibat dalam "penembakan tanpa provokasi" dan mengatakan pasukan Kamboja "menembakkan senjata ke wilayah Thailand."

TerkaitTRT Indonesia - Kamboja dan Thailand saling tuding atas bentrokan baru di perbatasan saat kesepakatan damai goyah

Tentara Thailand merespons

Tentara Thailand "berlindung dan membalas tembakan ke arah sumber menggunakan kekuatan yang diperlukan sesuai aturan keterlibatan untuk menekan insiden, melindungi kedaulatan nasional, dan memastikan keselamatan personel," kata tentara itu di platform media sosial AS, Facebook.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul pada Rabu mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Thailand sedang menyiapkan surat klarifikasi kepada pemerintahan Trump, yang menjadi saksi pada penandatanganan pakta perdamaian di Kuala Lumpur.

Insiden ini mengikuti penangguhan pakta perdamaian oleh Bangkok pada hari Senin setelah empat tentara Thailand terluka dalam ledakan ranjau darat di provinsi perbatasan Si Sa Ket.

Negara-negara Asia Tenggara tersebut menandatangani pakta itu bulan lalu di Kuala Lumpur di hadapan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Pada 28 Juli, Kamboja dan Thailand telah sepakat pada gencatan senjata tanpa syarat dalam pertemuan trilateral yang diselenggarakan oleh Anwar setelah pekan-pekan permusuhan.

TerkaitTRT Indonesia - Thailand menunda perjanjian perdamaian dengan Kamboja setelah ledakan ranjau darat
SUMBER:AA
Jelajahi
Konsulat Indonesia pulangkan 217 WNI yang dideportasi Malaysia dari Tawau
Kamboja dorong Filipina perkuat misi pengamat ASEAN di perbatasan
Prabowo klaim MBG lebih baik dari Jepang dan Eropa di tengah kritik fiskal dan keracunan
TNI AU uji coba pendaratan jet tempur F-16 dan super tucano di Tol Lampung
Pemerintah tinjau ulang nasib tambang emas Martabe usai pencabutan izin
3 korban tewas dalam serangan OPM di Papua, pilot pesawat hingga prajurit TNI jadi sasaran
KKB menyerang pesawat Caravan milik Smart Air di Papua Selatan, 2 pilot tewas
Filipina desak China untuk tetap jaga retorika 'tenang' saat ketegangan meningkat
Gunung Semeru meletus lima kali, mengirimkan abu setinggi 1.000 meter
Kejagung tetapkan 11 tersangka korupsi ekspor CPO, kerugian capai Rp14 triliun
DPR setujui RI terima hibah 1,9 miliar yen dari Jepang untuk kapal patroli
Tanah gerak di Tegal rusak ratusan rumah, ribuan warga mengungsi
Polisi periksa 26 saksi dalam kasus pembunuhan gajah tanpa kepala di Riau
Sungai Jaletreng dan Cisadane tercemar usai kebakaran pabrik kimia di Tangerang Selatan
Kemenkeu siapkan Rp15 miliar untuk reaktivasi sementara Jaminan Kesehatan Nasional
Operasi SAR Cisarua temukan 99 bodypack, Mensos salurkan santunan untuk keluarga Marinir
Kemenhut temukan luka tembak dalam kasus gajah mati tanpa kepala di Riau
Pemerintah pastikan layanan cuci darah pasien PBI tetap berjalan meski status BPJS dinonaktifkan
KPK tetapkan enam tersangka kasus suap impor, oknum Bea Cukai diduga pakai safe house
Di Thailand, Anutin siapkan pembicaraan koalisi setelah kemenangannya di pemilu