TÜRKİYE
2 menit membaca
Bangladesh memuji dukungan Erdogan terhadap komunitas Rohingya
Muhammad Yunus menerima lima anggota delegasi parlemen Türkiye, membahas hubungan, situasi Rohingya.
Bangladesh memuji dukungan Erdogan terhadap komunitas Rohingya
Bangladesh's Nobel Peace Prize winning economist Muhammad Yunus was sworn in as the head of the country's caretaker government in August last year. / AFP

Penasihat Utama Bangladesh, Muhammad Yunus, menyampaikan "apresiasi yang mendalam" pada hari Senin kepada Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan dan Ibu Negara Emine Erdogan atas dukungan mereka yang konsisten terhadap komunitas Rohingya yang mengungsi di negara Asia Selatan tersebut.

Yunus menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah pertemuan di ibu kota Dhaka dengan delegasi parlemen Türkiye yang terdiri dari lima anggota, dipimpin oleh Mehmet Akif Yilmaz, yang merupakan ketua Grup Persahabatan Parlemen Türkiye-Bangladesh.

Sebelum pertemuan dengan Yunus, para anggota parlemen tersebut mengunjungi kamp-kamp Rohingya di Cox's Bazar, bagian tenggara Bangladesh, untuk mengamati kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga Türkiye dan organisasi non-pemerintah, termasuk rumah sakit lapangan Türkiye.

Bangladesh telah menampung sekitar 1,3 juta pengungsi Rohingya sejak Agustus 2017 di distrik Cox's Bazar, dengan sebagian besar dari mereka melarikan diri dari tindakan keras militer di Myanmar.

TerkaitTRT Indonesia - Bangladesh dan WFP desak lebih banyak pendanaan untuk membantu 1,3 juta pengungsi Rohingya

"Penderitaan komunitas Rohingya tetap menjadi salah satu krisis kemanusiaan paling tragis di zaman kita. Mereka menderita hanya karena mereka Muslim, dan kewarganegaraan mereka telah dicabut," kata Yunus.

Selama pertemuan tersebut, kedua pihak membahas cara-cara untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral di bidang perdagangan, investasi, dan inisiatif kemanusiaan.

"Sejak saya memegang tanggung jawab ini, saya telah fokus untuk semakin mempererat hubungan dekat kita dengan Türkiye," kata Yunus, memuji Presiden Erdogan dan Ibu Negara atas "dukungan dan solidaritas mereka yang berkelanjutan dengan Bangladesh, khususnya dalam kerja sama kemanusiaan dan pembangunan."

TerkaitTRT Indonesia - Menlu RI desak aksi global atasi krisis Rohingya di konferensi PBB

SUMBER:AA
Jelajahi
Dalam gambar: Türkiye menerangi kota untuk merayakan pakta pertahanan trilateral Mekah
TÜRKİYE–ASEAN perkuat kerja sama manajemen bencana
AFAD Türkiye dan AHA Centre ASEAN sepakati kerja sama manajemen bencana di Bandung
Indonesia–Türkiye perkuat kerja sama ketenagakerjaan, komisi bersama perdana digelar di Jakarta
Türkiye target perluas jejak dagang di ASEAN usai raih status mitra dialog
Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas peluang kerja sama setelah resmi jadi Mitra Dialog
Presiden Erdogan: Perlawanan 15 Juli tak tertandingi dalam sejarah demokrasi global
Indonesia dan Türkiye perkuat kerja sama media dan komunikasi strategis di Jakarta
Peringatan kudeta gagal 15 Juli digelar di Jakarta, panel soroti ketahanan demokrasi Türkiye
Sepuluh tahun, sepuluh suara: Bagaimana kudeta 15 Juli tetap berada di hati warga negara Türkiye
10 tahun setelah kudeta gagal, Erdogan: Türkiye kini lebih kuat dan bersatu
Peristiwa 15 Juli membuktikan Türkiye tidak akan pernah tunduk pada teroris: Menlu Fidan
Erdogan: Gagalnya kudeta 2016 menjadi "deklarasi kemerdekaan" bagi Abad Türkiye
Upaya kudeta yang digagalkan pada 15 Juli: Korban FETO 253 tewas
Kegagalan upaya kudeta 2016 bentuk masa depan Türkiye: Burhanettin Duran
Türkiye peringati 10 tahun kegagalan kudeta 15 Juli, kata Yilmaz
Türkiye menandai 10 tahun upaya kudeta FETO yang gagal
Mehter: Grup musik militer era Ottoman Türkiye dan mengapa menjadi tema konferensi NATO di Ankara
Apa itu sanksi CAATSA dan bagaimana pencabutannya oleh AS akan menguntungkan Türkiye
Presiden Türkiye Erdogan memuji suksesnya KTT NATO, berterima kasih kepada peserta dan penyelenggara