BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Beijing mendesak Inggris untuk 'segera' mencabut sanksi terhadap entitas China
Pada hari Rabu, Inggris memberlakukan sanksi terhadap entitas Rusia dan China untuk meningkatkan tekanan pada Kremlin terkait perang di Ukraina.
Beijing mendesak Inggris untuk 'segera' mencabut sanksi terhadap entitas China
Beijing mendesak Inggris untuk segera mencabut sanksi terhadap entitas China. / Reuters

China telah mengajukan "protes keras" kepada Inggris setelah negara tersebut mengumumkan sanksi terhadap 11 entitas China karena mendukung sektor energi Rusia dan memasok peralatan penting untuk sektor pertahanan Moskow, menurut laporan media pemerintah pada hari Kamis.

"China dengan tegas menentang sanksi ini," kata juru bicara Kedutaan Besar China di Inggris pada hari Rabu, mendesak London untuk "segera" mencabut sanksi tersebut.

Inggris pada hari Rabu menjatuhkan sanksi terhadap entitas Rusia dan China sebagai bagian dari upaya London untuk meningkatkan tekanan terhadap Kremlin terkait perang di Ukraina.

Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, pada hari Rabu mengatakan bahwa pemerintah mengambil tindakan "terarah" terhadap perusahaan-perusahaan di India dan China yang terus memfasilitasi aliran minyak Rusia ke pasar global.

Beijing menyatakan bahwa sanksi Inggris adalah tindakan sepihak yang tidak memiliki dasar dalam hukum internasional.

Sanksi tersebut, menurut juru bicara kedutaan, merugikan hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan China.

"Dalam krisis Ukraina, China telah mempertahankan posisi yang objektif dan tidak memihak, tetap berkomitmen untuk mempromosikan pembicaraan damai, dan secara ketat mengatur ekspor barang-barang dengan penggunaan ganda sesuai dengan hukum dan peraturan," tambah juru bicara tersebut.

Pertukaran dan kerja sama normal antara perusahaan-perusahaan China dan Rusia seharusnya tidak diganggu atau terpengaruh, kata kedutaan, menambahkan bahwa Beijing "dengan tegas menolak segala upaya untuk mengalihkan kesalahan atau mencemarkan nama baik."

"Kami mendesak Inggris untuk segera memperbaiki kesalahannya dan mencabut sanksi terhadap entitas China yang terkait. Setiap tindakan yang merugikan kepentingan China akan mendapat tanggapan tegas," kata juru bicara tersebut.

SUMBER:AA
Jelajahi
Pemerintah pacu sektor ekonomi kreatif demi capai target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027
Permintaan global melonjak, Kemendag naikkan harga patokan ekspor emas paruh kedua Agustus 2026
KADI Indonesia selidiki dugaan dumping impor produk polimer penyerap dari China
Presiden Prabowo percepat transisi energi, PLN diminta hentikan PLTD 13 GW
Lirik potensi energi bersih Gorontalo, UEA siap tawarkan proyek Bendungan Bulango Ulu ke Masdar
Realisasi investasi RI capai Rp1.931 triliun, Prabowo optimistis ekonomi sentuh 6 persen
Prabowo dorong industri EV nasional, sebut produksi massal mobil listrik dimulai 2028
Produksi minyak mentah harian OPEC naik sebesar 1,66 juta barel pada bulan Juli
Kemenkeu lelang delapan seri sukuk negara demi penuhi target pembiayaan APBN
Wamendag: Indonesia catat ekspor F&B $6,25 miliar, tertinggi keempat di ASEAN
BPOM dan China perkuat kerja sama pengawasan obat hingga bahan baku farmasi
Pemerintah bidik pembiayaan UMKM naik Rp2.000 triliun untuk genjot produksi
Ekspor CPO Indonesia diproyeksikan turun akibat penerapan biodiesel B50
Tingkatkan keselamatan MRT Jabodetabek, PT MITJ adopsi teknologi presisi Jepang
BEI resmi luncurkan ETF emas fisik pertama untuk tingkatkan pendalaman pasar keuangan
Ekonomi tumbuh 5,29 persen, Bakom RI: Ekonomi Indonesia tetap solid dan semakin berkualitas
Kemendag dan Brasil bahas PTA Indonesia-Mercosur untuk perluas pasar ekspor
Transaksi QRIS capai 12,55 miliar pada semester I 2026, dekati target tahunan Bank Indonesia
Indonesia dorong investasi China dan Rusia untuk proyek kereta Trans Kalimantan
Bank Dunia kucurkan penjaminan 750 juta dolar AS untuk KUR Bank Mandiri