DUNIA
2 menit membaca
Kunjungan Raja Abdullah II ke Indonesia tekankan hubungan ekonomi dan bantuan Gaza
Raja Abdullah II tiba di Jakarta dan bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kerja sama ekonomi, militer, serta dukungan kemanusiaan bagi Gaza, sekaligus menegaskan hubungan pribadi kedua pemimpin.
Kunjungan Raja Abdullah II ke Indonesia tekankan hubungan ekonomi dan bantuan Gaza
Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein mengunjungi Indonesia. Reuters / Reuters
17 November 2025

Kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ke Indonesia pada Jumat (15/11), menjadi pemberhentian keempat dalam tur Asia yang mencakup Jepang, Vietnam, Singapura, dan Pakistan.

Raja Abdullah II disambut hangat di Jakarta, dengan pesawat kerajaan dikawal dua jet tempur. Ia disambut Presiden Prabowo di Halim Perdanakusuma Air Force Base dan mengikuti rombongan menuju Istana Merdeka untuk mengadakan pertemuan.

“Saya memiliki ikatan emosional dengan Yordania, Raja Abdullah II, dan (alm.) Raja Hussein yang menerima saya 27 tahun lalu — itulah seberapa dekat hubungan kami,” kata Presiden Prabowo. “Anggap Indonesia sebagai rumah kedua Anda, kami sangat menghormati Anda.”

“Kami ingin bekerja sama lebih erat dengan Anda,” tambahnya.

Presiden Prabowo juga mengundang Raja Abdullah II untuk makan malam di kediaman pribadinya di Jakarta Selatan, bukan di istana negara seperti biasanya untuk kepala negara yang berkunjung. Hal ini mencerminkan kedekatan pribadi kedua pemimpin.

“Saya bangga dan terhormat berada di sini, bangga dan terhormat bisa memanggil Anda teman lama saya,” ujar Raja Abdullah II. “Diskusi malam ini dan besok membuka banyak peluang baru untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Yordania.”

Investasi dan kerja sama ekonomi

Selama kunjungan dua hari ke Indonesia, Raja Abdullah II juga akan bertemu perwakilan Dana Kekayaan Negara Indonesia, Danantara Indonesia, untuk membahas peluang investasi berkelanjutan yang mendukung pembangunan ekonomi dan kemitraan global, serta kemungkinan memperluas daftar mitra asing dana tersebut.

Danantara, yang didirikan pada 2021 untuk mengelola dan menginvestasikan aset nasional, berperan mendorong investasi strategis di berbagai sektor guna mendukung pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi.

Data pemerintah menunjukkan investasi Yordania di Indonesia relatif kecil, hanya US$5,41 juta pada kuartal pertama tahun ini, menempatkan Yordania di posisi ke-43 dari daftar investor asing terbesar Indonesia. Perdagangan kedua negara pun menurun, menjadi US$559,7 juta antara Januari hingga September dibandingkan US$709,4 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kerja sama militer dan bantuan kemanusiaan

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, setelah pertemuan terpisah dengan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania, Mayor Jenderal Pilot Yousef Ahmed Al-Hunaity, bahwa Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II juga menyaksikan penandatanganan beberapa kesepakatan, termasuk berbagi intelijen terkait Gaza.

Sjafrie Sjamsoeddin menekankan Yordania sangat penting dalam membantu operasi kemanusiaan Indonesia di Gaza karena Indonesia, yang lama menjadi pendukung setia Palestina, tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel.

Raja Abdullah II akan melanjutkan perjalanan ke Pakistan pada Sabtu untuk bertemu Presiden Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia siapkan 20.000 personel untuk kemungkinan pengerahan ke Gaza
SUMBER:AP