BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
Dealer mobil di China berisiko tutup akibat kelebihan stok produsen mobil
Dealer mobil China melaporkan kewalahan dengan stok yang tidak terjual dari produsen mobil, memicu kekhawatiran akan banyaknya penutupan di sektor penjualan otomotif.
Dealer mobil di China berisiko tutup akibat kelebihan stok produsen mobil
Perang harga yang agresif mengakibatkan para dealer mengalami kesulitan keuangan. / Reuters
3 Juni 2025

Sejumlah dealer mobil di China pada hari Selasa meminta produsen mobil untuk menghentikan pengiriman mobil dalam jumlah besar ke dealer-dealer sekitar, karena perang harga yang intens telah menekan arus kas keuangan mereka, menurunkan profitabilitas, dan memaksa beberapa dealer untuk tutup.

Usulan ini muncul setelah seruan resmi pada akhir pekan lalu agar industri otomotif menghentikan perang harga yang justru sangat merugikan sektor tersebut.

Kondisi yang dihadapi para dealer mobil menjadi "semakin parah" di tengah putaran baru diskon besar-besaran sejak kuartal kedua, menurut pernyataan dari Kamar Dagang Dealer Mobil China.

Produsen mobil seharusnya menetapkan target produksi dan penjualan tahunan yang masuk akal serta tidak memindahkan inventaris ke dealer dan memaksa mereka untuk menimbun mobil, usul kamar dagang tersebut pada hari Selasa.

Siklus pembayaran kepada dealer seharusnya diperpendek dan dealer "tidak boleh dipaksa keluar dari jaringan dan menutup toko mereka dengan alasan optimasi saluran jaringan," tambahnya.

Seorang dealer besar BYD, produsen kendaraan listrik asal China, di provinsi Shandong bagian timur telah gulung tikar, dengan setidaknya 20 tokonya ditemukan kosong atau tutup, menurut laporan media lokal pekan lalu.

TerkaitTRT Global - Pendapatan BYD melampaui $100 miliar, mengalahkan Tesla

SUMBER:Reuters