Banjir besar sapu Indonesia, Thailand, Sri Lanka dan menewaskan lebih dari 200, mempengaruhi jutaan
Di Indonesia, banjir bandang dan tanah longsor parah di Pulau Sumatra menewaskan sedikitnya 127 orang dan menyebabkan ribuan orang mengungsi.
Banjir besar sapu Indonesia, Thailand, Sri Lanka dan menewaskan lebih dari 200, mempengaruhi jutaan
Tim penyelamat berjuang untuk menjangkau daerah-daerah yang terkena dampak parah di tengah pemadaman listrik, rumah-rumah yang terendam, dan upaya evakuasi yang terus berlangsung.
28 November 2025

Di Indonesia, banjir dan longsor hebat di pulau Sumatra menewaskan setidaknya 127 orang dan membuat ribuan orang mengungsi, lapor media lokal pada Jumat pagi.

Sumatera Utara menjadi daerah paling parah dengan 75 korban tewas, sementara 22 korban tewas dikonfirmasi di Sumatera Barat. Di Aceh, 30 orang tewas dan 12 lainnya masih hilang akibat banjir bandang dan longsor sejak Rabu.

Ilham Abdi, kepala Badan Komunikasi dan Informasi Bener Meriah, mengatakan penilaian skala kerusakan sulit dilakukan karena pemadaman listrik luas dan gangguan komunikasi. Beberapa kawasan permukiman masih terendam hingga tiga meter air, yang memperumit upaya penyelamatan.

TerkaitTRT Indonesia - Puluhan orang tewas saat banjir dan longsor terus melanda Indonesia dan Thailand

Thailand

Thailand juga bergulat dengan banjir yang mematikan. Korban tewas di provinsi selatan negara itu meningkat menjadi 87, menurut pernyataan pemerintah pada Jumat, dengan lebih dari satu juta rumah tangga di seluruh negeri terdampak, lapor Bangkok Post.

Teerapat Kachamat, Direktur Jenderal Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana, mengatakan banjir parah terus terjadi di 105 distrik di sembilan provinsi selatan, mempengaruhi lebih dari 2,9 juta orang.

Tim darurat dikerahkan untuk membantu evakuasi dan mendistribusikan kebutuhan pokok, termasuk makanan, air, dapur darurat, unit pemurni air, dan perahu penyelamat.

Pusat Operasi Krisis Banjir sebelumnya mendesak warga untuk mengungsi saat diberi peringatan, karena krisis cuaca di Thailand selatan dapat memburuk. Badan Meteorologi Thailand juga mengeluarkan peringatan baru untuk hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah tersebut.

Pada Selasa, Perdana Menteri Anutin Charnvirakul menyatakan keadaan darurat di Songkhla dan menunjuk panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand untuk memimpin upaya tanggap.

Sri Lanka

Setidaknya 56 orang tewas, dan 21 lainnya hilang dalam 10 hari banjir besar dan tanah longsor di Sri Lanka, demikian dilaporkan media lokal.

Operasi penyelamatan terus berlangsung di wilayah yang terdampak parah, sementara negara pulau itu masih mengalami kondisi cuaca buruk, termasuk hujan deras, meningkatnya debit banjir, dan longsor sejak 17 November yang mengganggu kehidupan di berbagai distrik, lapor harian lokal Daily Mirror pada Jumat.

Menurut Pusat Manajemen Bencana, 14 orang terluka, sementara lebih dari 43.991 orang di 17 distrik telah terdampak secara berat.

Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake telah memerintahkan pengerahan lebih dari 20.000 personel militer untuk mendukung upaya penyelamatan, menurut Daily Mirror.

Distrik Batticaloa tercatat menerima curah hujan lebih dari 300 milimeter, jumlah yang sangat tinggi untuk satu periode. Sistem tekanan rendah telah menghasilkan angin kencang dan gelombang hujan intens berulang di seluruh negeri.

Pihak berwenang mengeluarkan peringatan longsor status merah untuk delapan distrik berisiko tinggi dan mendesak warga tetap waspada serta bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi.