IKLIM
2 menit membaca
Korban tewas longsor Bandung Barat naik jadi 25 orang, puluhan masih dicari
Status tanggap darurat di wilayah terdampak telah diperpanjang hingga awal Februari untuk memastikan kelanjutan operasi pencarian, evakuasi, dan pemulihan pascabencana.
Korban tewas longsor Bandung Barat naik jadi 25 orang, puluhan masih dicari
Tim penyelamat mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Bandung, Jawa Barat. / AFP
26 Januari 2026

Jumlah korban meninggal akibat bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, meningkat menjadi 25 orang, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsoran. Operasi pencarian dan evakuasi terus berlanjut di tengah kondisi cuaca buruk.

Longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari (24/01) tersebut mengubur sedikitnya 30 rumah di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu. Tim gabungan pencarian dan pertolongan telah menyerahkan 25 kantong jenazah kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, dengan 17 telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.

“Kami menghentikan sementara operasi pencarian pada pukul 16.00 waktu setempat karena hujan deras. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin. Sebanyak 25 kantong jenazah telah diserahkan kepada tim DVI Polri,” ujar Ade Dian, dikutip Antara.

Ia menjelaskan, pencarian difokuskan pada area yang sebelumnya terdeteksi adanya korban, khususnya di sektor A dan B. “Sebagian besar korban ditemukan di area A1, A2, dan B1, berdasarkan laporan lapangan dan informasi dari warga,” katanya.

Proses evakuasi

Untuk mempercepat proses pencarian korban yang diperkirakan masih tertimbun, tiga unit alat berat telah dikerahkan dari berbagai instansi pemerintah.Ia menambahkan, koordinasi lintas lembaga terus diperkuat guna memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan terorganisasi. 

Longsor melanda Kecamatan Cisarua setelah beberapa hari hujan deras, menimbun rumah-rumah dan memicu tanggap darurat berskala besar yang melibatkan polisi, personel militer, dan relawan.

Tim pencarian menghadapi tantangan berat berupa medan yang sulit, tanah yang labil, serta hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah daerah pun mengimbau warga di kawasan rawan untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Status tanggap darurat di wilayah terdampak telah diperpanjang hingga awal Februari untuk memastikan kelanjutan operasi pencarian, evakuasi, dan pemulihan pascabencana.

TerkaitTRT Indonesia - Tim SAR berpacu dengan lumpur, korban tewas longsor di Cisarua terus bertambah
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi