ASIA
1 menit membaca
Menlu China Wang Yi akan kunjungi Kirgistan, Uzbekistan, dan Tajikistan untuk memperkuat hubungan
Kunjungan Wang Yi berupaya memperluas kehadiran China di Asia Tengah melalui diplomasi, perdagangan, infrastruktur, dan inisiatif kemitraan regional.
Menlu China Wang Yi akan kunjungi Kirgistan, Uzbekistan, dan Tajikistan untuk memperkuat hubungan
China dan Asia Tengah menandatangani sebuah “Perjanjian tentang Ketetanggaan Baik, Persahabatan, Kerjasama Abadi,”. / Reuters
17 November 2025

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memulai tur tiga negara di Asia Tengah untuk menggelar dialog strategis, demikian pernyataan resmi pada hari Senin.

Wang akan mengunjungi Kyrgyzstan, Uzbekistan, dan Tajikistan pada 19–22 November, kata Kementerian Luar Negeri China.

Ia akan bertemu dengan rekan-rekannya Kulubaev Zheenbek Moldokanovic, Saidov Bakhtiyor Odilovich, dan Sirojiddin Muhriddin, masing-masing di Bishkek, Tashkent, dan Dushanbe, tambah pernyataan itu.

TerkaitTRT Indonesia - Jeffrey Sachs: Saatnya untuk PBB 2.0 yang mencerminkan realitas Dunia Selatan

'Persahabatan Abadi'

Kunjungan itu menyusul KTT bergengsi di Kazakhstan pada bulan Juni, di mana Presiden China Xi Jinping dan para pemimpin Kazakhstan, Kyrgyzstan, Uzbekistan, Tajikistan, dan Turkmenistan menandatangani 'Perjanjian tentang Tetangga Baik, Persahabatan dan Kerja Sama Abadi', yang secara resmi menyatakan 'persahabatan abadi' antarnegara.

Dalam pertemuan itu, Xi menekankan pentingnya hubungan yang lebih erat dengan kawasan yang kaya sumber daya, menyerukan penguatan kerja sama dalam infrastruktur, energi bersih, mineral hijau, dan kecerdasan buatan.

Asia Tengah secara historis berada di bawah pengaruh Rusia, tetapi Beijing semakin menegaskan dirinya sebagai mitra dagang utama kawasan, melampaui Rusia dan Uni Eropa.

Melalui inisiatif seperti Belt and Road, China berinvestasi pada proyek infrastruktur besar, termasuk jalur kereta Uzbekistan-Kyrgyzstan-China dan jalan raya China-Tajikistan, serta mengembangkan pos lintas batas baru dan pusat logistik seperti Khorgos di Kazakhstan.

TerkaitTRT Indonesia - China dan negara-negara Asia Tengah tandatangani perjanjian 'abadi' persahabatan
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Konsulat Indonesia pulangkan 217 WNI yang dideportasi Malaysia dari Tawau
Kamboja dorong Filipina perkuat misi pengamat ASEAN di perbatasan
Prabowo klaim MBG lebih baik dari Jepang dan Eropa di tengah kritik fiskal dan keracunan
TNI AU uji coba pendaratan jet tempur F-16 dan super tucano di Tol Lampung
Pemerintah tinjau ulang nasib tambang emas Martabe usai pencabutan izin
3 korban tewas dalam serangan OPM di Papua, pilot pesawat hingga prajurit TNI jadi sasaran
KKB menyerang pesawat Caravan milik Smart Air di Papua Selatan, 2 pilot tewas
Filipina desak China untuk tetap jaga retorika 'tenang' saat ketegangan meningkat
Gunung Semeru meletus lima kali, mengirimkan abu setinggi 1.000 meter
Kejagung tetapkan 11 tersangka korupsi ekspor CPO, kerugian capai Rp14 triliun
DPR setujui RI terima hibah 1,9 miliar yen dari Jepang untuk kapal patroli
Tanah gerak di Tegal rusak ratusan rumah, ribuan warga mengungsi
Polisi periksa 26 saksi dalam kasus pembunuhan gajah tanpa kepala di Riau
Sungai Jaletreng dan Cisadane tercemar usai kebakaran pabrik kimia di Tangerang Selatan
Kemenkeu siapkan Rp15 miliar untuk reaktivasi sementara Jaminan Kesehatan Nasional
Operasi SAR Cisarua temukan 99 bodypack, Mensos salurkan santunan untuk keluarga Marinir
Kemenhut temukan luka tembak dalam kasus gajah mati tanpa kepala di Riau
Pemerintah pastikan layanan cuci darah pasien PBI tetap berjalan meski status BPJS dinonaktifkan
KPK tetapkan enam tersangka kasus suap impor, oknum Bea Cukai diduga pakai safe house
Di Thailand, Anutin siapkan pembicaraan koalisi setelah kemenangannya di pemilu