ASIA
2 menit membaca
Indonesia tawarkan obligasi syariah 5 tahun dan sukuk hijau 10 tahun berdenominasi dolar AS
Pemerintah Indonesia menerbitan sukuk dolar AS bertenor 5 tahun dan sukuk hijau 10 tahun dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan negara dan mendukung proyek berkelanjutan.
Indonesia tawarkan obligasi syariah 5 tahun dan sukuk hijau 10 tahun berdenominasi dolar AS
Bursa Efek Indonesia mencatat kenaikan indeks setelah kabar tarif AS / Reuters / Reuters
16 Juli 2025

Indonesia telah meluncurkan dua instrumen obligasi syariah global dalam denominasi dolar Amerika Serikat: sukuk bertenor lima tahun dengan panduan imbal hasil awal 4,85 persen, serta sukuk hijau berdurasi sepuluh tahun dengan tingkat imbal hasil sekitar 5,5 persen. 

Meskipun rincian nilai emisi belum diumumkan, penerbitan ini merupakan bagian dari strategi pembiayaan negara. Sukuk hijau ditujukan khusus untuk mendanai atau membiayai kembali proyek-proyek ramah lingkungan yang memenuhi kriteria keberlanjutan nasional.

Penerbitan sukuk dilakukan melalui entitas Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia III, dengan pemerintah Indonesia sebagai penjamin. Kedua sukuk dijadwalkan akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura dan Nasdaq Dubai.

Langkah ini berlangsung di tengah ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat, setelah Presiden AS mengumumkan pemberlakuan tarif baru sebesar 19 persen atas produk asal Indonesia. Angka ini menurun signifikan dari proposal awal 32 persen, yang diumumkan melalui unggahannya di platform Truth Social.

TerkaitTRT Global - Indonesia akan dikenakan tarif 19% berdasarkan kesepakatan perdagangan — Trump

Pasar saham merespons positif

Pemerintah Indonesia menyambut baik penurunan tarif tersebut, yang diumumkan menjelang pertemuan kebijakan moneter oleh Bank Indonesia. Pasar domestik merespons positif kabar ini, dengan indeks saham naik ke level tertinggi dalam sebulan terakhir, mencerminkan optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional.

Dari sisi peringkat kredit, instrumen ini mengikuti peringkat utang Indonesia yang saat ini berada pada level Baa2 dari Moody's, BBB dari Standard & Poor's, dan BBB dari Fitch Ratings—semuanya mencerminkan status layak investasi.

Deutsche Bank dan HSBC bertindak sebagai koordinator utama untuk struktur sukuk hijau. Sementara itu, peran penjamin emisi utama dipegang oleh Bank of America, Deutsche Bank, Dubai Islamic Bank, HSBC, dan Mandiri Sekuritas. Adapun BRI Danareksa Sekuritas dan Trimegah Sekuritas Indonesia berperan sebagai co-manager.

TerkaitTRT Global - Pasar saham Asia menguat, bursa Indonesia dan Singapura pimpin kenaikan


SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
PM Jepang dukung rencana TSMC produksi chip canggih di tengah ketegangan dengan China
Razia sindikat penipuan daring di Kamboja picu lebih 3.000 WNI melapor ke KBRI, minta dipulangkan
Korea Selatan ingin kerja sama tanah jarang dengan China meski gabung blok perdagangan AS
Mendalami pembersihan Xi atas jenderal-jenderal tinggi China dan pertarungan untuk kekuasaan
Seorang siswa sekolah dasar di NTT bunuh diri akibat kondisi ekonomi
Indonesia melaju ke semifinal AFC Futsal Cup 2026 usai kalahkan Vietnam, selanjutnya hadapi Jepang
Gunung Semeru erupsi tujuh kali dalam 3 jam pagi ini, abu mencapai 800 meter
Pemerintah siapkan bansos Rp12 triliun untuk Ramadan dan Lebaran 2026
Anak SD 10 tahun di Ngada, NTT, diduga bunuh diri karena tak mampu beli buku dan pena
Hari ke-12 pencarian, korban longsor Cisarua bertambah jadi 85 orang
Mantan menteri kehakiman China dipenjara seumur hidup karena kasus korupsi
Boeing hentikan pengembangan dan penjualan jet tempur F-15 untuk Indonesia
China tetap jadi produsen kapal terbesar dunia pada 2025
Penyelundupan ratusan satwa dilindungi ke Thailand terbongkar, satu tersangka ditahan
Longsor tambang timah di Bangka renggut 6 nyawa, 1 pekerja belum ditemukan
Inflasi tahunan Indonesia naik menjadi 3,55 persen pada Januari
Interpol mulai buru 'bos bensin' Indonesia Riza Chalid dalam kasus korupsi senilai $17 miliar
China eksekusi empat pemimpin geng yang terkait jaringan penipuan di Myanmar
Korban tewas akibat longsor di Cisarua terus bertambah capai 64 orang
Pencarian 10 korban hilang longsor di Cisarua memasuki hari ke-9, jumlah tewas capai 70