PERANG GAZA
2 menit membaca
Mikrofon bermasalah di PBB saat pemimpin Turkiye, Kanada, dan Indonesia angkat isu Palestina
Gangguan teknis menimbulkan kebingungan ketika pengganti Carney mengumumkan pengakuan Palestina dan sejumlah pemimpin membahas pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza.
Mikrofon bermasalah di PBB saat pemimpin Turkiye, Kanada, dan Indonesia angkat isu Palestina
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengalami gangguan mikrofon saat berpidato di KTT PBB tentang Palestina di markas besar PBB. / AP

Sejumlah gangguan mikrofon di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengacaukan pidato penting para pemimpin dunia, termasuk Presiden Turkiye, Perdana Menteri Kanada, dan Presiden Indonesia. Insiden ini terjadi di tengah debat sensitif mengenai genosida di Gaza dan pengakuan negara Palestina.

Pada Selasa, Presiden Indonesia Prabowo Subianto terputus di tengah pidato ketika ia menyampaikan rencana mengirim pasukan perdamaian ke Gaza.

Mikrofonnya tiba-tiba mati, membuat penerjemah kesulitan melanjutkan.

Beberapa detik kemudian suara kembali normal, namun gangguan itu muncul di momen yang krusial.

Beberapa jam sebelumnya, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan juga menghadapi masalah serupa saat berpidato di hadapan sidang umum.

Ketika ia mengecam genosida Israel di Gaza dan menyerukan pengakuan segera terhadap negara Palestina, penerjemah terdengar mengatakan: “Tidak bisa mendengar Presiden, suaranya hilang.”

Gangguan tersebut segera diperbaiki, namun sempat menimbulkan kebingungan di ruang sidang.

Insiden paling dramatis terjadi pada Senin, ketika Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan pengakuan resmi negaranya terhadap Palestina.

“Dalam konteks ini, Kanada mengakui negara Palestina,” ujarnya, disambut tepuk tangan para delegasi.

Beberapa saat kemudian, mikrofonnya mendadak mati.

Meski sambutan meriah tetap terdengar, hilangnya audio secara tiba-tiba memicu spekulasi sejumlah pengamat mengenai waktu terjadinya gangguan.

Staf teknis PBB kemudian menjelaskan bahwa masalah itu disebabkan kerusakan peralatan di ruang sidang Majelis Umum, yang pekan ini digunakan oleh puluhan pemimpin dunia dalam sesi tingkat tinggi.

Pejabat menegaskan tidak ada indikasi gangguan dilakukan secara sengaja.

Simbolis di tengah agenda Palestina

Gangguan ini muncul di saat isu Palestina dan Gaza mendominasi agenda sidang tahun ini.

Semakin banyak negara — termasuk Prancis, Belgia, Malta, Luksemburg, dan Kanada — telah mengakui Palestina, langkah yang disebut sebagai upaya menghidupkan kembali solusi dua negara.

Dalam waktu bersamaan, para pemimpin dari Turkiye, Indonesia, dan sejumlah negara lain mendesak aksi internasional segera untuk menghentikan genosida di Gaza, membuka akses kemanusiaan, serta mengirim pasukan perdamaian jika diperlukan.

Erdogan menegaskan bahwa tindakan Israel tergolong genosida, sementara Prabowo menyatakan Indonesia siap mengirim pasukan ke misi PBB apabila disepakati.

Meski diwarnai gangguan teknis, pesan para pemimpin tetap tersampaikan.

Seorang delegasi bahkan menuturkan usai pernyataan Carney: “Pengakuan itu terdengar jelas, meski mikrofon tidak.”

SUMBER:TRT World
Jelajahi
Indonesia kecam serangan Israel di Gaza, desak penghentian operasi militer
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Relawan Indonesia laporkan Netanyahu ke Kejagung atas dugaan kejahatan kemanusiaan armada Gaza
Gembala-gembala Palestina kehilangan tanah seiring pemukiman Israel meluas
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
AS luncurkan serangan baru terhadap Iran saat Trump mengatakan kesepakatan masih 'mungkin' tercapai
Palestina desak PBB bertindak terkait penahanan Direktur RS Gaza Dr Hussam Abu Safiya
Israel teken kesepakatan US$2,3 miliar untuk perluas permukiman ilegal di Tepi Barat
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, termasuk anak berusia 9 tahun bernama Tala
Juru bicara Hamas Hazem Qassem dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan oleh Israel
Apa yang akan terjadi selanjutnya saat Hamas menyerahkan administrasi Gaza ke panel yang didukung PBB?
5 hal yang perlu diketahui tentang pembubaran pemerintah Gaza
Tiga anak termasuk dalam 10 warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza
Bagaimana sebuah kasus pengadilan dapat menghentikan aliran dana negara bagian AS ke kas perang Israel
Israel menghancurkan pendidikan di Gaza, dan dengan demikian, masa depan anak-anak
Hamas tuduh Israel ciptakan 'kekosongan administrasi' di Gaza
Bayi Palestina meninggal setelah ambulans terhambat di pos pemeriksaan Israel
Israel setujui 13 permukiman ilegal, Palestina memperingatkan isolasi Yerusalem Timur yang diduduki
Bagaimana hegemoni hidro Israel telah menyebabkan kekurangan air dan krisis kemanusiaan di Gaza
Israel ajukan RUU yang melarang Azan menggunakan pengeras suara