PERANG GAZA
2 menit membaca
Hamas serahkan jenazah sandera Israel lainnya berdasarkan kesepakatan gencatan senjata
Israel mengaitkan dimulainya perundingan tahap kedua gencatan senjata dengan penyerahan seluruh jenazah para sandera.
Hamas serahkan jenazah sandera Israel lainnya berdasarkan kesepakatan gencatan senjata
Brigade Qassam mengatakan jasadnya ditemukan di bawah reruntuhan di sebelah timur lingkungan Shujaiya di Kota Gaza. / AA

Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, telah menyerahkan jenazah satu sandera Israel lainnya kepada International Committee of the Red Cross (ICRC) di Gaza, berdasarkan kesepakatan gencatan senjata dengan Israel.

Militer Israel pada Rabu mengonfirmasi bahwa jenazah seorang sandera telah diserahkan kepada ICRC.

Sebelumnya, sayap militer Hamas, Brigade Qassam, dalam pernyataan singkat mengatakan bahwa jenazah tersebut akan dipindahkan pada pukul 19.00 GMT setelah ditemukan di bawah reruntuhan di kawasan timur lingkungan Shujaiya, Kota Gaza.

Dengan penyerahan ini, Hamas telah membebaskan 20 sandera Israel dalam keadaan hidup dan menyerahkan jenazah 22 dari total 28 sandera—sebagian besar warga Israel—sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober.

Namun, Israel sebelumnya mengklaim bahwa salah satu jenazah yang diterima tidak sesuai dengan identitas para sandera yang hilang.

Israel menegaskan bahwa perundingan tahap kedua gencatan senjata hanya akan dimulai setelah seluruh jenazah sandera diserahkan.

Hamas menyatakan bahwa proses tersebut memerlukan waktu karena kehancuran besar akibat serangan udara Israel di Gaza.

Tahap pertama kesepakatan mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan hampir 2.000 tahanan Palestina.

Untuk setiap jenazah sandera yang diserahkan, Israel akan menyerahkan jenazah 15 warga Palestina.

Pihak berwenang di Gaza berulang kali menyebut bahwa jenazah warga Palestina yang dikembalikan Israel dalam kerangka kesepakatan gencatan senjata ditemukan dalam kondisi rusak dan menunjukkan tanda-tanda penyiksaan.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 68.870 warga Palestina—sebagian besar perempuan dan anak-anak—serta melukai lebih dari 170.600 orang lainnya.

SUMBER:TRT World
Jelajahi
Paus Leo desak Israel akhiri kekerasan terhadap Palestina di Tepi Barat yang diduduki
Ketua MPR RI serukan penghentian konflik Timur Tengah dan tegaskan dukungan untuk Palestina
Indonesia kecam penolakan Israel atas peta jalan pemulihan Gaza, desak implementasi Resolusi PBB
Baznas RI dan Yordania perkuat bantuan kesehatan bagi warga Palestina
Indonesia, Türkiye dan negara muslim kecam serangan Israel di Gaza, desak patuhi hukum internasional
Indonesia, negara Muslim gelar pertemuan di Yordania perkuat dukungan bagi Yerusalem dan Palestina
Indonesia kecam serangan Israel di Gaza, desak penghentian operasi militer
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Relawan Indonesia laporkan Netanyahu ke Kejagung atas dugaan kejahatan kemanusiaan armada Gaza
Gembala-gembala Palestina kehilangan tanah seiring pemukiman Israel meluas
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
AS luncurkan serangan baru terhadap Iran saat Trump mengatakan kesepakatan masih 'mungkin' tercapai
Palestina desak PBB bertindak terkait penahanan Direktur RS Gaza Dr Hussam Abu Safiya
Israel teken kesepakatan US$2,3 miliar untuk perluas permukiman ilegal di Tepi Barat
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, termasuk anak berusia 9 tahun bernama Tala
Juru bicara Hamas Hazem Qassem dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan oleh Israel
Apa yang akan terjadi selanjutnya saat Hamas menyerahkan administrasi Gaza ke panel yang didukung PBB?
5 hal yang perlu diketahui tentang pembubaran pemerintah Gaza
Tiga anak termasuk dalam 10 warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza
Bagaimana sebuah kasus pengadilan dapat menghentikan aliran dana negara bagian AS ke kas perang Israel