TÜRKİYE
2 menit membaca
Prabowo: Turkiye dan Indonesia harus pimpin tatanan global baru
Indonesia dan Turkiye harus bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas global, kata Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dalam konferensi pers bersama Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan.
00:00
Prabowo: Turkiye dan Indonesia harus pimpin tatanan global baru
Prabowo telah melakukan kunjungan resmi dua hari ke Turkiye sejak Rabu. / TRT World / TRT World

Prabowo menyerukan Turkiye untuk bekerja sama dengan Jakarta guna "memikul tanggung jawab menciptakan tatanan dunia baru."

“Sebagai pemimpin Global South dan mitra strategis, kita perlu memikul tanggung jawab untuk menciptakan tatanan dunia baru,” kata Prabowo dalam konferensi pers yang digelar di ibu kota Ankara pada Kamis.

Mengenai situasi geopolitik global, Prabowo menekankan, “Indonesia dan Turkiye harus bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas global.”

“Kami akan bekerja sama untuk mendukung kemerdekaan Palestina,” tambahnya.

Kedua negara juga sepakat untuk mendukung stabilitas dan perdamaian di Suriah dan Ukraina, lanjut Prabowo.

Kunjungan resmi Prabowo ke Turkiye dimulai pada Rabu. Sebelum pertemuan empat mata mereka, Erdogan menyambut Prabowo di Istana Kepresidenan Turkiye.

Pidato di Parlemen Turkiye

Dalam pidatonya di Parlemen Turkiye, Prabowo menyampaikan dukungannya kepada bangsa Turkiye dalam upayanya menegakkan keadilan di dunia yang penuh ketidakpastian.

“Kami ingin berdiri berdampingan dengan Turkiye dalam membela keadilan dan kebenaran di dunia yang penuh ketidakpastian,” ujar Prabowo.

Memuji hubungan hangat antara kedua negara, Prabowo mengatakan, “Bagi kami, Turkiye adalah kelanjutan dari Kekaisaran Ottoman, dan kami mengingat hubungan sejarah yang kuat di antara kita.”

Berbicara di hadapan anggota parlemen Turkiye, pemimpin Indonesia berusia 73 tahun itu juga mengenang masa mudanya.

“Pahlawan saya, ikon saya adalah Mustafa Kemal Atatürk bersama dengan Sultan Mehmed II,” ujarnya, merujuk pada pendiri Republik Turkiye dan Sultan Mehmed, yang menaklukkan Istanbul dan mendapat gelar Fatih (Sang Penakluk).

TerkaitTRT Global - Erdogan: Turkiye akan bekerja sama dengan Indonesia untuk rekonstruksi Gaza

SUMBER:TRT World
Jelajahi
Türkiye menolak keberatan Yunani terhadap istilah 'Turkish Straits' di PBB
Agenda ekspansionis Israel mengancam perdamaian regional — Presiden Türkiye Erdogan
Türkiye memperkenalkan rudal balistik antarbenua 'Yildirimhan' di SAHA 2026
Bagaimana kerja sama energi Somalia–Türkiye berpotensi ubah arah ekonomi negara
Rudal Karaok Türkiye siap untuk ditembakkan: Inilah yang membuat 'Panah Hitam' itu begitu mematikan
Bagaimana Türkiye membangun kemandirian bahan bakar jet untuk menghindari krisis global saat perang
Türkiye tolak masuk ruang udaranya, pesawat Presiden Israel Herzog memutar ke rute lebih panjang
Perayaan Hari Anak dan Kedaulatan Nasional 23 April di Kedutaan Besar Republik Turkiye di Jakarta
Türkiye menyerukan kepada dunia Muslim untuk merebut kembali narasi mereka sendiri
Türkiye umumkan kembalinya Formula 1 saat Sirkuit Istanbul Park bergabung dengan kalender 2027
Erdogan kepada Steinmeier: Perang melemahkan Eropa, perdamaian sangat mendesak
Utusan AS untuk Türkiye serukan agar Ankara kembali ke program jet tempur F-35
Türkiye tolak peta maritim Yunani, sebut pelanggaran hukum internasional
Membangun dunia kembali: Peran strategis Türkiye dalam diplomasi global dan stabilitas kawasan
Israel menggunakan keamanan sebagai dalih untuk merebut 'lebih banyak tanah': Menlu Türkiye
Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan berbicara dalam pembukaan Antalya Diplomacy Forum ke-5
Türkiye berdiri bersama Somalia; Somalia mengingat
Forum Diplomasi Antalya (ADF) 2026 dimulai dengan kehadiran para pemimpin global
Ketua parlemen Türkiye menyerukan penghentian keanggotaan Israel dari PBB
Festival Film Kemanusiaan TRT membuka pendaftaraan pengiriman naskah untuk edisi ke-8