DUNIA
2 menit membaca
Tes DNA mengidentifikasi korban bom atom AS di Jepang setelah 80 tahun
Untuk pertama kalinya, tes DNA berhasil menghubungkan sisa-sisa yang terpelihara dari korban Hiroshima dengan seorang gadis remaja yang hilang setelah pemboman atom AS pada tahun 1945.
Tes DNA mengidentifikasi korban bom atom AS di Jepang setelah 80 tahun
80 tahun yang lalu, AS menjatuhkan bom atom "Little Boy" di kota Hiroshima, Jepang. [Foto arsip] / TRT World

Seorang gadis berusia 13 tahun yang tewas dalam pemboman atom di Hiroshima telah diidentifikasi puluhan tahun kemudian melalui pengujian DNA terhadap rambut dan abu yang diawetkan di Taman Peringatan Perdamaian kota itu, laporkan pejabat setempat dan media.

Pemerintah kota Hiroshima mengatakan pada hari Senin bahwa ini adalah pertama kalinya analisis DNA berhasil digunakan untuk mengidentifikasi korban bom atom, menurut Kyodo News.

Rambut dan abu yang disimpan di Taman Peringatan Perdamaian itu ditemukan milik Hatsue Kajiyama, yang hilang setelah pemboman AS terhadap kota itu pada 6 Agustus 1945, menjelang akhir perang.

Rambut itu telah diawetkan, bersama abu, tercatat atas nama Michiko Kajiyama dalam daftar pemakaman untuk sisa-sisa yang tidak diklaim.

Namun, Shuji, keponakan Hatsue yang berusia 60 tahun, memberi tahu kota bahwa nama tersebut mungkin telah dicatat secara keliru dan meminta agar informasi itu diverifikasi.

Antara akhir November dan awal bulan ini, Universitas Kedokteran Gigi Kanagawa mengekstrak DNA dari rambut itu dan membandingkannya dengan DNA saudara perempuan Hatsue yang berusia 91 tahun, memastikan bahwa sisa-sisa itu memang milik Hatsue.

Abu yang tidak diklaim dari sekitar 70.000 korban disimpan dalam sebuah gundukan peringatan, dengan sampel rambut yang diawetkan dalam guci untuk sekitar 10 di antaranya.

Di masa depan, pemerintah kota berencana melakukan pengujian DNA pada sampel rambut jika diminta oleh keluarga para korban.

SUMBER:AA
Jelajahi
Menlu 12 negara kecam serangan Israel, desak penghormatan kedaulatan Suriah
Belanda buka konsulat kehormatan di Makassar, perluas kerja sama hingga permudah visa
Indonesia bantah tuduhan AS soal praktik transshipment, sebut berbasis asumsi
Menlu Sugiono kunjungi Australia dan Selandia Baru, perkuat diplomasi Asia-Pasifik
Dialog strategis perdana Indonesia-China akan fokus pada penguatan kemitraan ekonomi
Indonesia dan Jerman perkuat kemitraan ekonomi dan transisi energi
Peringati HUT Kemerdekaan RI di Ankara, Indonesia-Türkiye tegaskan kemitraan strategis
Gempa susulan M5,7 guncang Flores, SAR perluas evakuasi kelompok rentan
BNN gagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari Malaysia di perairan Kepri
Perkuat ekspor kayu lestari, RI dan Uni Eropa pererat kemitraan dagang
Cincin Api Pasifik: Fakta penting tentang kawasan paling rawan gempa di dunia
Negara sahabat sampaikan ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia
Palestina sampaikan duka dan solidaritas untuk Indonesia usai gempa mematikan di NTT
Rubio: AS bidik kemitraan mineral kritis dan keamanan maritim dengan Indonesia
Di parlemen Australia, PM Albanese tegaskan Indonesia adalah mitra utama terpenting
Türkiye sampaikan ucapan HUT ke-81 RI, tegaskan kedekatan sebagai ‘Saudara dan Sahabat’
Bantu tanggap gempa NTT, Uni Eropa tawarkan akses satelit Copernicus
Gempa dahsyat 7,7 magnitudo guncang Indonesia, Tim SAR bergerak cepat lakukan penyelamatan mendesak
Indonesia dukung aturan pemberitahuan awal uji rudal balistik jarak jauh
Aktivis serukan boikot Sephora setelah umumkan penjualan produk di Israel