ASIA
2 menit membaca
BNNP DKI Jakarta gagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu dari Sumatera Utara
BNNP DKI Jakarta menyatakan pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya menghentikan jalur distribusi narkotika antardaerah, sekaligus menindak tegas jaringan yang memanfaatkan transportasi publik untuk menyelundupkan narkoba ke ibu kota.
BNNP DKI Jakarta gagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu dari Sumatera Utara
BNN menegaskan komitmennya dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika. / Arsip BNN DKI Jakarta
22 Januari 2026

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas provinsi dengan menyita 1,028 kilogram sabu yang berasal dari Binjai, Sumatera Utara. Dalam operasi ini, tiga orang tersangka diamankan di dua lokasi berbeda.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi intelijen yang diterima Tim Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP DKI Jakarta terkait rencana pengiriman sabu menggunakan transportasi umum.

“Tim menerima informasi bahwa narkotika jenis sabu tersebut dibawa oleh seseorang yang menggunakan bus umum yang berangkat dari wilayah Binjai, Sumatera Utara,” ujar Humas BNN dalam keterangan resminya, pada Rabu, dikutip oleh Detik.

Berdasarkan hasil pemantauan, bus yang dicurigai diketahui melintas di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur, dengan tujuan Terminal Kampung Rambutan. Aparat kemudian melakukan pengejaran hingga kendaraan tersebut berhenti di depan kawasan Bunga 5 Benua.

“Sesampainya di Jalan TB Simatupang, tepatnya di depan Bunga 5 Benua, bus tersebut berhenti dan menurunkan dua orang penumpang yang dicurigai,” tulis Humas BNN.

Petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap kedua penumpang tersebut. Dari hasil penggeledahan, sabu ditemukan di dalam tas ransel milik tersangka ME. Kepada penyidik, ME mengungkapkan rencana penyerahan barang haram tersebut di wilayah Bekasi.

“Menurut pengakuannya, dia akan menyerahkan narkotika sebanyak 1 kantong teh Cina kepada seseorang di dekat mal di kawasan Bekasi,” lanjut keterangan resmi BNN.

Informasi itu kemudian dikembangkan oleh petugas hingga mengarah pada penangkapan tersangka lain berinisial MI di Bekasi. Saat dimintai keterangan, MI mengaku telah menunggu kiriman sabu yang dibawa dari Sumatera Utara.

“Saat diinterogasi, MI mengaku bahwa akan menerima narkotika jenis sabu yang akan diserahkan oleh seseorang yang dikirim dari Binjai, Sumut,” jelas Humas BNN.

BNNP DKI Jakarta menyatakan pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya memutus jalur distribusi narkotika antardaerah, sekaligus menindak tegas jaringan yang memanfaatkan transportasi publik untuk menyelundupkan narkoba ke ibu kota.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia ungkap jaringan penyelundupan migran ke Australia
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi