PERANG GAZA
2 menit membaca
Israel kembalikan jenazah warga Palestina dengan tanda penyiksaan, luka bakar, dan tubuh terikat
Kementerian Kesehatan Gaza menyebut jenazah tahanan Palestina menunjukkan tanda kekerasan, luka bakar, dan bekas ikatan, sementara kelompok tahanan menyoroti dugaan pencurian organ dan mendesak penyelidikan internasional.
Israel kembalikan jenazah warga Palestina dengan tanda penyiksaan, luka bakar, dan tubuh terikat
Jenazah warga Palestina yang ditahan Israel tergeletak di dalam kantong plastik di lantai Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza, setelah dibebaskan. / AP
17 Oktober 2025

Seorang pejabat tinggi Kementerian Kesehatan di Gaza mengungkapkan bahwa tanda-tanda penyiksaan dan luka bakar ditemukan pada jenazah para tahanan Palestina yang dikembalikan oleh Israel dalam kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan.

“Jenazah para tahanan Gaza dikembalikan dalam keadaan terikat seperti hewan, dibekap, dan menunjukkan tanda-tanda penyiksaan serta luka bakar yang mengerikan — bukti kekejaman yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi,” ujar Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Dr. Munir al-Bursh, pada Kamis.

Ia menggambarkan luka-luka yang tampak di tubuh para korban sebagai “kejahatan yang tak bisa disembunyikan,” dan menuding banyak di antara mereka “dieksekusi setelah diikat.”

“Jenazah warga Palestina yang tak bersalah menjadi saksi atas kebrutalan para algojo. Mereka tidak meninggal secara alami, melainkan dieksekusi setelah diikat,” lanjut al-Bursh. Ia menyerukan “penyelidikan internasional mendesak untuk mengadili para pelaku,” dan menyebut peristiwa itu sebagai “kejahatan perang yang nyata.”

Kantor Media Tahanan Palestina juga menyebut adanya kemungkinan pencurian organ dari beberapa jenazah yang dikembalikan.

“Data awal menunjukkan kemungkinan pencurian organ manusia dari sejumlah tubuh korban — sebuah kejahatan yang melampaui batas kemanusiaan dan menunjukkan praktik kriminal sistematis oleh penjajah terhadap warga Palestina, baik yang hidup maupun yang telah meninggal,” demikian pernyataan kantor tersebut.

Berdasarkan kesaksian medis dan forensik, kantor itu menyebut banyak dari jenazah yang dikembalikan “dalam keadaan diborgol, dibekap, serta menunjukkan tanda penyiksaan berat, luka bakar, dan tubuh yang remuk akibat kendaraan lapis baja Israel.”

“Bukti menunjukkan bahwa sebagian korban dieksekusi secara keji setelah ditangkap, dalam pelanggaran nyata terhadap hukum kemanusiaan internasional dan Konvensi Jenewa Keempat,” tambah pernyataan itu.

Kantor tersebut juga menyerukan “penyelidikan internasional yang mendesak dan independen untuk mengungkap para pelaku dan membawa mereka ke hadapan pengadilan internasional.”

Sebelumnya pada Kamis, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan telah menerima 30 jenazah warga Palestina dari Israel melalui Komite Palang Merah Internasional, dengan beberapa di antaranya menunjukkan tanda-tanda kekerasan.

Setidaknya 120 jenazah warga Palestina telah dikembalikan oleh Israel sejak kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku pada Jumat lalu.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Tatanan berbasis hukum selalu merupakan fiksi; Gaza dan Greenland hanya mengungkapkannya
Pertama kalinya, Israel mengakui jumlah warga Palestina yang tewas lebih 71.000 dalam genosida Gaza
OKI desak Dewan Keamanan PBB setujui keanggotaan penuh Palestina, hentikan pelanggaran Israel
Akankah Australia menyelidiki presiden Israel atas tuduhan genosida, atau menyambut dengan karpet merah?
Indonesia tegaskan peran strategis dalam Board of Peace untuk perdamaian Gaza
Israel setuju untuk pembukaan kembali 'terbatas' penyeberangan Rafah
Dewan Perdamaian Trump: Apa implikasinya bagi masa depan Palestina?
Prabowo tandatangani piagam Dewan Perdamaian Gaza di sela-sela WEF Davos
Harapan dengan sejumput garam: Bagaimana rakyat Palestina memandang rencana baru memerintah Gaza
Indonesia dan 7 negara lainnya bergabung dalam inisiatif “Dewan Perdamaian” Trump
Israel tewaskan tiga jurnalis Palestina di Gaza
Netanyahu setuju untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump
Indonesia kecam penghancuran kompleks UNRWA di Yerusalem Timur oleh Israel
Kepala PBB kecam penghancuran kompleks UNRWA di Yerusalem Timur yang diduduki Israel
Bayi Palestina meninggal akibat kedinginan saat Israel terus blokir bantuan ke Gaza
Virus mematikan melanda Gaza saat Israel menghalangi pasokan kritis
PBB peringatkan 'hambatan' yang blokir bantuan saat gencatan senjata Gaza melewati 100 hari
Trump ajukan biaya $1 miliar bagi negara anggota Dewan Perdamaian Gaza
Gedung Putih mengumumkan dewan eksekutif untuk rencana pemerintahan Gaza
Pengantin pria di Gaza kehilangan istrinya hanya 2 hari setelah pernikahan