Duta Besar Türkiye untuk PBB mengatakan bahwa langkah-langkah sepihak Israel bertujuan memperkuat keberadaannya yang melanggar hukum di Tepi Barat yang diduduki, sekaligus mendesak pelaksanaan penuh gencatan senjata di Gaza dan penarikan penuh Israel dari enclave tersebut.
Berbicara pada sesi tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB tentang situasi di Palestina pada hari Rabu, Ahmet Yildiz mengatakan bahwa meskipun perhatian masih terfokus pada gencatan senjata yang rapuh di Gaza, "kekuatan pendudukan terus mengambil langkah-langkah sepihak yang bertujuan memperkuat keberadaannya yang melanggar hukum di Tepi Barat."
"Türkiye mendesak pelaksanaan penuh pengaturan gencatan senjata, termasuk resolusi Dewan Keamanan 2803 dan rencana 20 poin Presiden Donald Trump," kata Yildiz.
Ia menekankan bahwa mempertahankan gencatan senjata adalah hal penting untuk mencegah lebih banyak pembunuhan dan untuk menciptakan ruang bagi bantuan kemanusiaan, upaya pemulihan awal, serta keterlibatan politik yang bermakna.
"Kami mengutuk serangan berulang dan pembatasan terhadap bantuan kemanusiaan. Bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza harus ditingkatkan secara signifikan dan, yang terpenting, harus mengalir tanpa hambatan," tambahnya.
Yildiz menekankan apa yang ia sebut sebagai kebutuhan penarikan penuh Israel dari Gaza untuk memungkinkan pemulihan dan rekonstruksi. "Türkiye siap berperan aktif dalam upaya rekonstruksi," ujarnya.
Mengenai Tepi Barat yang diduduki, ia menegaskan kembali penolakan Ankara terhadap aneksasi.
"Kami dengan tegas menentang segala bentuk aneksasi," kata Yildiz, menggambarkan langkah-langkah sepihak Israel untuk memperluas keberadaannya di Tepi Barat yang diduduki sebagai "pelanggaran berat terhadap hukum internasional."
Ia menyerukan kepada Dewan Keamanan untuk bertindak tegas, mengatakan bahwa dewan "seharusnya memaksa Israel menghentikan eskalasinya di Tepi Barat yang diduduki, melaksanakan pengaturan gencatan senjata sepenuhnya dan mengakhiri pendudukan ilegalnya."
"Momentum yang tercipta setelah gencatan senjata di Gaza harus diterjemahkan menjadi pelaksanaan solusi dua negara," tambahnya, menekankan bahwa "Türkiye akan terus bertindak sebagai mitra yang konstruktif, bertanggung jawab dan dapat diandalkan dalam upaya-upaya ini."












