POLITIK
2 menit membaca
Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai wali kota New York dalam upacara bersejarah
Politikus sosialis demokrat ini menjadi wali kota Muslim dan keturunan Asia Selatan pertama di New York City, dengan janji kebijakan penitipan anak universal, pembekuan sewa, dan perlindungan bagi seluruh warga.
Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai wali kota New York dalam upacara bersejarah
Mamdani berjanji untuk memerintah bagi semua warga New York tanpa memandang perbedaan politik. / AP
2 jam yang lalu

Zohran Mamdani resmi dilantik secara terbuka sebagai wali kota New York City ke-112 dalam sebuah upacara di Balai Kota. Ia mencatat sejarah sebagai wali kota Muslim dan keturunan Asia Selatan pertama yang memimpin kota terbesar di Amerika Serikat.

Dalam prosesi tersebut, Mamdani mengucapkan sumpah jabatan dengan bersumpah di atas Al Quran. Pengambilan sumpah dipimpin kembali oleh Senator Amerika Serikat Bernie Sanders, yang selama ini mendukung kampanye progresif Mamdani.

“Saya berjanji kepada Anda semua: jika Anda adalah warga New York, maka saya adalah wali kota Anda. Terlepas dari apakah kita sepakat atau tidak, saya akan melindungi Anda, merayakan bersama Anda, berduka bersama Anda, dan tidak akan pernah, sedetik pun, bersembunyi dari Anda,” kata Mamdani di hadapan para pendukung, pejabat kota, dan anggota keluarganya yang hadir di Balai Kota.

“Saya terpilih sebagai sosialis demokrat, dan saya akan memerintah sebagai sosialis demokrat. Saya tidak akan meninggalkan prinsip-prinsip saya karena takut dicap radikal,” ujarnya lagi, sambil menegaskan kembali janji kampanye seperti penyediaan penitipan anak universal dan pembekuan biaya sewa.

Mamdani mengatakan pemerintahannya akan berupaya memastikan tidak ada warga New York yang tersingkir dari kebutuhan dasar. Ia menolak model pemerintahan yang hanya berpihak pada elite kaya atau mempertajam perpecahan di kota tersebut.

Ia juga menyoroti keberagaman New York, dengan menyebut kisah kota ini akan ditulis oleh warga yang berbicara dalam berbagai bahasa, mulai dari Pashto dan Mandarin hingga Yiddish dan Kreol, serta beribadah di masjid, sinagoga, gereja, gurdwara, dan kuil.

“Mereka termasuk warga New York keturunan Palestina di Bay Ridge, yang tidak lagi harus menghadapi politik yang berbicara tentang universalitas tetapi kemudian menjadikan mereka sebagai pengecualian,” katanya.

Kejutan politik terbesar

Sanders memuji kemenangan Mamdani sebagai “kejutan politik terbesar dalam sejarah modern Amerika Serikat.” Ia menilai janji Mamdani untuk menghadirkan perumahan terjangkau, memperluas transportasi publik, dan menyediakan penitipan anak gratis bukanlah hal radikal, melainkan “sesuatu yang benar dan bermartabat.”

Anggota Kongres Alexandria Ocasio-Cortez menyebut naiknya Mamdani sebagai penanda era baru bagi New York City dan menggambarkannya sebagai “wali kota untuk kita semua.”

Upacara pelantikan tersebut menyusul pengambilan sumpah simbolis yang telah dilakukan Mamdani sesaat setelah tengah malam.

Pada usia 34 tahun, Mamdani tercatat sebagai wali kota New York City termuda dalam beberapa generasi terakhir sekaligus wali kota pertama yang lahir di Afrika.

Ia lahir di Kampala, Uganda, dari orang tua imigran asal India, dan resmi menjadi warga negara Amerika Serikat pada 2018.

SUMBER:TRT World & Agencies