DUNIA
2 menit membaca
Korea Utara: Kapal perusak yang terbalik ditegakkan, perbaikan masih terus dilakukan
Kapal perang yang rusak berbobot 5.000 ton, yang digambarkan oleh Kim Jong-un sebagai aset militer utama, kini telah tegak lurus dan berlabuh di pelabuhan Chongjin.
Korea Utara: Kapal perusak yang terbalik ditegakkan, perbaikan masih terus dilakukan
Korea Utara mengatakan pihaknya telah menegakkan kembali kapal perusak yang terbalik sementara mereka terus melakukan perbaikan. / AP
6 Juni 2025

Korea Utara telah mengumumkan bahwa mereka berhasil menegakkan kembali dan menambatkan kapal perusak yang baru-baru ini terbalik di dermaga kota pelabuhan Chongjin di timur laut, sambil melanjutkan upaya perbaikan pada kapal perang seberat 5.000 ton tersebut. Presiden Kim Jong-un memuji kapal itu sebagai tambahan penting bagi militer negaranya yang bersenjata nuklir.

Pembaruan dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) Korea Utara ini sejalan dengan penilaian militer Korea Selatan dan citra satelit, yang menunjukkan bahwa kapal tersebut kini telah tegak dan mengapung di pelabuhan. Menurut situs web yang berfokus pada Korea Utara, 38North, kapal tersebut sedang dipersiapkan untuk restorasi lebih lanjut di dok kering di pelabuhan Rajin yang berdekatan, yang diperkirakan memakan waktu tujuh hingga sepuluh hari.

Kapal perang itu terbalik selama upacara peluncuran yang gagal pada akhir Mei, yang memicu kecaman keras dari Kim, yang menyebut insiden tersebut sebagai "tindakan kriminal yang disebabkan oleh kelalaian mutlak, ketidakbertanggungjawaban, dan empirisme yang tidak ilmiah." Setidaknya empat pejabat, termasuk wakil direktur departemen industri amunisi Partai Buruh yang berkuasa, telah ditahan sejak insiden itu.

Juru bicara militer Korea Selatan, Lee Sung-joon, mengatakan bahwa Korea Utara telah berhasil menegakkan kembali kapal perusak itu awal pekan ini dan kemungkinan sedang melakukan pengeringan serta penilaian kerusakan. Ia mencatat tingkat kerusakan yang parah, dan penggunaan kapal di masa depan akan bergantung pada apakah lunas kapal tersebut terpengaruh.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Serangan Israel pagi ini di Lebanon menewaskan setidaknya 16 orang dan melukai 26 lainnya
Gelombang pertama evakuasi 22 WNI dari Iran tiba di Indonesia
Pemerintah monitor setiap skenario, prioritaskan keselamatan jemaah di tengah eskalasi Timur Tengah
Pemain timnas putri Iran ini memutuskan untuk tidak mencari suaka di Australia
Indonesia hormati kedaulatan Iran dan penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi
Korea Utara uji coba rudal jelajah kedua di tengah latihan militer Seoul–Washington
Riyadh menangkap gelombang drone yang menuju ladang minyaknya dalam serangan terbaru Iran
Iran terus menargetkan infrastruktur minyak, kekhawatiran krisis energi global meningkat
Indonesia bahas eskalasi Timur Tengah dengan para dubes negara Teluk dan Yordania di Jakarta
Gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah
Puluhan ribu jemaah Umrah masih terjebak di Arab Saudi akibat perang AS-Israel terhadap Iran
Australia akan mengirim pesawat Wedgetail dan rudal ke Teluk ditengah perang AS-Israel dan Iran
Iran menembakkan drone ke negara-negara Teluk saat pesan-pesan Trump memicu ketidakpastian perang. Inilah yang terbaru
Israel membunuh pastor Maronit Lebanon dalam serangan di desa Kristen selatan
Sebanyak 32 WNI yang dievakuasi dari Iran dijadwalkan tiba di Indonesia hari ini
Indonesia desak AS dan Israel hentikan serangan ke Iran, minta Teheran tak sasar negara Teluk
Sekutu Teluk, di bawah serangan Iran, merasakan panasnya situasi saat AS memprioritaskan pertahanan Israel dalam hierarki senjata
Ratusan warga Jakarta berunjuk rasa menuju Kedubes AS, protes serangan AS–Israel ke Iran
Dapatkah hukum internasional diberlakukan terhadap Israel? Empat puluh negara bertemu di Den Haag untuk mencoba
AS kehilangan 11 drone MQ-9 Reaper senilai lebih dari US$330 juta dalam perang melawan Iran