PERANG GAZA
2 menit membaca
Pakar PBB sebut perdamaian di Gaza harus dibangun di atas keadilan, akuntabilitas, dan martabat
Bernard Duhaime memperingatkan bahwa gencatan senjata saat ini belum memiliki kerangka kerja untuk keadilan transisi.
Pakar PBB sebut perdamaian di Gaza harus dibangun di atas keadilan, akuntabilitas, dan martabat
Israel membunuh hampir 68.000 warga Palestina dalam pembantaian di Gaza / AA

Seorang pakar hak asasi manusia PBB mengatakan bahwa perdamaian di Gaza hanya bisa terwujud melalui keadilan, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Ia memperingatkan bahwa gencatan senjata saat ini belum memiliki kerangka kerja yang jelas untuk keadilan transisi.

Bernard Duhaime, Pelapor Khusus PBB untuk Promosi Kebenaran, Keadilan, Pemulihan, dan Jaminan Ketidakberulangan, mengatakan pada Rabu bahwa penghentian serangan Israel di Gaza dan pembebasan sandera “memberi secercah harapan,” namun menegaskan bahwa perdamaian “adalah jalan yang harus ditempuh” dan “tidak bisa dipaksakan.”

“Perdamaian harus didasarkan pada komitmen yang jelas terhadap keadilan dan dibangun di atas pengakuan martabat semua pihak, melalui dialog inklusif dengan partisipasi penuh rakyat Palestina,” ujarnya.

Duhaime mengatakan, KTT Perdamaian Gaza pada Senin di Sharm el-Sheikh, Mesir, telah menumbuhkan harapan bagi perdamaian yang berkelanjutan, namun ia memperingatkan bahwa “tanpa peta jalan keadilan transisi yang jelas, rencana tersebut berisiko menjadi kesepakatan dangkal yang gagal menyembuhkan luka mendalam yang diderita generasi korban dan justru menimbulkan risiko baru bagi kawasan.”

Ia menyerukan pengungkapan kebenaran, akuntabilitas, pemulihan, serta jaminan agar kekerasan tidak terulang, menegaskan bahwa “pendudukan dan penindasan harus diakhiri sekarang juga” dan bahwa “penyelesaian abadi atas konflik semacam ini memerlukan komitmen berani terhadap keadilan.”

Ancaman dimulainya kembali genosida

Pernyataan Duhaime muncul saat Menteri Pertahanan Israel memperingatkan bahwa Israel dapat melanjutkan kembali serangannya di wilayah yang diblokade itu, dengan memerintahkan militer untuk menyiapkan “rencana untuk menghancurkan” Hamas.

“Jika Hamas menolak mematuhi kesepakatan, Israel—bekerja sama dengan Amerika Serikat—akan kembali berperang untuk sepenuhnya mengalahkan Hamas, mengubah situasi di Gaza, dan mencapai seluruh tujuan perang,” demikian pernyataan dari kantor Israel Katz.

Presiden AS Donald Trump juga mengatakan bahwa Israel dapat kembali ke Gaza untuk melanjutkan perang genosida “segera setelah saya memberi perintah.”

“Israel akan kembali ke jalanan itu begitu saya memberi perintah. Jika Israel bisa masuk dan menghancurkan mereka, mereka akan melakukannya,” kata Trump kepada CNN dalam panggilan telepon singkat, sambil menegaskan kembali bahwa Hamas harus menyerahkan senjatanya.

Tak lama kemudian, seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa Hamas berniat untuk tetap menghormati kesepakatan tersebut.

“Kami terus mendengar dari mereka bahwa mereka berniat menepati perjanjian itu. Mereka ingin melihat kesepakatan tersebut diselesaikan,” kata salah satu penasihat kepada wartawan secara anonim ketika ditanya apakah Hamas akan mematuhi kesepakatan itu.

“Ada banyak kekecewaan dan kemarahan ketika hanya empat jenazah yang dikembalikan, dan mereka bisa saja menyerah,” tambahnya.

“Tapi mereka mengembalikan jenazah pada hari berikutnya, dan hari berikutnya lagi, secepat kami memberikan informasi intelijen kepada mereka.”

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Prabowo dan Abbas berbicara via telepon, Indonesia kembali tegaskan dukungan untuk Palestina
Pemukim ilegal Israel hancurkan satu-satunya jalur pasokan air ke Umm Safa di Tepi Barat
Serangan Israel di Gaza tewaskan 3 warga Palestina dalam pelanggaran gencatan senjata baru
Pemukim Israel bakar kendaraan dan serang masjid di Tepi Barat yang diduduki
Lebih banyak warga Palestina tewas di Tepi Barat sejak 2023 dibandingkan 17 tahun terakhir: Oxfam
Survey: Dunia tidak percaya Netanyahu
Israel mengalokasikan $51 juta untuk 69 permukiman ilegal di Tepi Barat: lembaga pengawas
Bencana yang berlanjut: Israel kembali blokir Gaza, memperdalam krisis kemanusiaan di enklave yang hancur
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, menyerang setiap hari meskipun ada gencatan
Pasukan Israel melindungi penduduk ilegal selama serangan terhadap Palestina: Penyelidikan PBB
Serangan Israel di Gaza tewaskan sedikitnya 10 warga Palestina, 29 terluka meski gencatan senjata
Mengapa negara-negara Eropa dan Asia mengabaikan genosida di Gaza demi memborong senjata Israel
Israel menyetujui insentif pajak untuk permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki
Mesin perang digital Israel dan bahaya propaganda yang salah sasaran
Federasi Palestina serukan tindakan internasional usai Israel menahan dua pemain timnas wanita
Mayoritas warga Indonesia dan 35 negara lain memiliki pandangan negatif terhadap Israel: survei
Israel, Netanyahu menghadapi opini publik global yang tidak menguntungkan
Indonesia kecam rencana Israel kuasai 70 persen Gaza
Surat suara dan peluru: Netanyahuisme adalah ideologi yang memicu perang tak berkesudahan Israel
Serangan Israel tewaskan sembilan orang di Gaza saat pelanggaran gencatan senjata terus berlanjut