Filipina sebagai ketua ASEAN saat ini menyatakan terus memantau situasi di perbatasan Kamboja–Thailand serta siap melanjutkan kepemimpinan Tim Pengamat ASEAN (ASEAN Observer Team/AOT) untuk membantu mendorong penyelesaian damai dan stabilitas kawasan.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina, Romeo S. Brawner Jr., menyampaikan komitmen tersebut saat bertemu Perdana Menteri Kamboja Hun Manet di Phnom Penh pada Kamis. Pertemuan itu membahas perkembangan terbaru di perbatasan serta upaya memperkuat kerja sama bilateral.
Menurut keterangan media Kamboja, The Phnom Penh Post, Hun Manet menegaskan negaranya berkomitmen menyelesaikan persoalan perbatasan secara damai melalui kesepakatan bilateral, konvensi yang berlaku, serta hukum internasional. Ia juga menekankan Kamboja akan tetap menghormati seluruh perjanjian yang telah disepakati dengan Thailand.
Penyelesaian damai
Brawner menegaskan Filipina akan terus memimpin AOT secara objektif. “Filipina mengikuti isu ini dengan saksama dan siap melanjutkan kepemimpinan AOT untuk memfasilitasi penyelesaian konflik secara objektif, dengan tujuan menghadirkan perdamaian dan stabilitas jangka panjang bagi kedua negara dan kawasan,” ujarnya.
Pihak militer Kamboja meminta Filipina terus berperan menurunkan ketegangan dan memulihkan kepercayaan antara Kamboja dan Thailand, serta memastikan implementasi penuh deklarasi bersama dalam pertemuan Komite Perbatasan Umum ke-3 pada 27 Desember lalu.
Brawner menyatakan Filipina akan melanjutkan kontribusi militernya, termasuk melalui pengerahan personel ke Tim Pengamat Sementara (IOT) dan AOT, untuk menjaga keberlanjutan gencatan senjata yang sebelumnya difasilitasi Malaysia. Ia juga berkomitmen memperluas kerja sama militer dengan Kamboja, termasuk di sektor angkatan darat, laut, dan udara.
Hun Manet menyambut baik langkah tersebut dan menyatakan keyakinannya terhadap peran Filipina sebagai ketua bergilir ASEAN dalam membantu mendorong penyelesaian damai sengketa perbatasan. Brawner dijadwalkan meninjau langsung wilayah perbatasan di Provinsi Banteay Meanchey dan menerima laporan situasi dari AOT.



















