ASIA
2 menit membaca
Indonesia dan Malaysia tingkatkan kerjasama kepolisian melawan kejahatan lintas batas
Indonesia dan Malaysia sepakat untuk memperkuat kerja sama kepolisian dalam melawan kejahatan lintas batas pada pertemuan Malindo JPCC ke-16 di Bali. Forum ini membahas operasi gabungan, pertukaran informasi, dan pertukaran personel.
Indonesia dan Malaysia tingkatkan kerjasama kepolisian melawan kejahatan lintas batas
Pertemuan Malaysia-Indonesia JPCC ke-16 di Bali, 24 September 2025. (Foto: Bidhumas Polda Bali)

Indonesia dan Malaysia sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam menanggulangi kejahatan lintas batas, sebuah komitmen yang ditegaskan kembali selama pertemuan Komite Kerja Sama Kepolisian Gabungan Malaysia-Indonesia (Malindo JPCC) ke-16 di Bali pada hari Rabu.

Malindo JPCC, yang didirikan pada tahun 2010, telah lama menjadi wadah bagi kedua kepolisian untuk bekerja sama dalam memerangi perdagangan narkotika, perdagangan manusia, dan kejahatan dunia maya.

Menurut Komisaris Jenderal Polisi Muhammad Fadil Imran, Asisten Kapolri Bidang Operasi, forum tersebut juga berfungsi sebagai ruang untuk mengantisipasi dan menanggapi tantangan keamanan regional dan global yang lebih luas.

"Ketika kepolisian Indonesia dan Malaysia bersatu, stabilitas kawasan akan semakin kuat. Ini adalah kontribusi nyata kita, tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi perdamaian regional dan global," tegasnya, seperti dikutip dari ANTARA News.

Pertemuan di Bali juga meninjau pencapaian masa lalu, mengatasi tantangan yang masih ada, dan menyusun langkah-langkah tindak lanjut. Di antaranya adalah pertukaran personel antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM).

Sesi diakhiri dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dan pertukaran plakat antara Imran, selaku ketua Malindo JPCC Indonesia, dan mitranya dari Malaysia, Wakil Komisaris Dato Mohammad Suzrinn bin Mohammad Rodhi.

Para pejabat senior juga hadir, termasuk Brigadir Jenderal Laksana, Kepala Bagian Kerja Sama Antar-Lembaga Staf Operasi Polri; Brigadir Jenderal Marsudianto, Kepala Bagian Kajian Strategis; dan Brigadir Jenderal Puji Santosa, Kepala Bagian Perencanaan Administrasi.

Beberapa asisten komisaris dari PDRM juga turut serta dalam diskusi tersebut.

TerkaitTRT Indonesia - Deklarasi Bali: Jaksa Agung ASEAN perkuat kolaborasi tangani kejahatan lintas batas

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Indonesia dorong Asia-Pasifik jadi 'kompas' global, serukan pembangunan Beyond 2030
Kebakaran di Filipina hancurkan puluhan rumah, ratusan warga mengungsi
BI diperkirakan tahan suku bunga, tekanan inflasi dan Rupiah meningkat
Pengungsi Rohingya nekat tempuh jalur laut di tengah krisis pangan dan bantuan yang menipis
Jepang setujui ekspor senjata mematikan, Indonesia masuk daftar calon pembeli
Menteri ESDM Bahlil umumkan temuan cadangan gas raksasa di Kalimantan Timur
Tentara Filipina sebut mereka membunuh 19 orang terduga pemberontak anti-pemerintah
Kebakaran besar meluluhlantakkan 1.000 rumah di kampung terapung Malaysia, ribuan orang terlantar
Gunung Dukono kembali meletus, kolom abu vulkanik capai 1,4 kilometer
Pastikan ketahanan pangan, Presiden Prabowo lakukan inspeksi mendadak di gudang Bulog Magelang
Komnas HAM selidiki kematian 12 warga sipil dalam operasi militer di Papua
Hujan deras picu banjir melebihi satu meter di Jakarta Timur
Delapan orang dinyatakan tewas akibat helikopter PK-CDX jatuh di Kalimantan Barat
Ketua Ombudsman ditetapkan tersangka korupsi nikel, ditahan 6 hari usai pelantikan
Jepang luncurkan POWERR Asia, kucurkan bantuan US$10 miliar guna amankan pasokan minyak kawasan
Helikopter hilang kontak di Kalimantan Barat, delapan orang masih dalam pencarian
Kapal Rohingya di laut Andaman: Ratusan diduga hilang, korban ceritakan detik-detik mencekam
Maskapai bertarif rendah di Filipina hentikan penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar
Indonesia dorong strategi kependudukan jangka panjang di Forum PBB
Biaya avtur naik, pemerintah tambah anggaran penerbangan haji