ASIA
1 menit membaca
Serangan granat guncang perayaan tahun baru di Filipina, 22 orang terluka
Serangan granat oleh dua pria bersepeda motor saat perayaan Tahun Baru di Filipina melukai sedikitnya 22 orang, pelaku dan motif dalam incaran polisi.
Serangan granat guncang perayaan tahun baru di Filipina, 22 orang terluka
Serangan granat guncang perayaan tahun baru di Filipina, 22 orang terluka. (Foto: PNA)
17 jam yang lalu

Serangan granat mengguncang perayaan malam Tahun Baru di tepi jalan provinsi North Cotabato di Filipina, melukai sedikitnya 22 orang. 

Insiden tersebut menimbulkan kepanikan di tengah warga yang tengah merayakan pergantian tahun sementara aparat kepolisian telah melancarkan perburuan besar-besaran di seluruh wilayah provinsi tersebut.

Melansir laporan dari kantor berita negara PNA, kepolisian setempat menyebut bahwa dua pria yang berboncengan sepeda motor melemparkan granat tangan ke arah kerumunan di Barangay Dalapitan sesaat setelah tengah malam. Ledakan menyebabkan puluhan warga mengalami luka akibat serpihan, dan para korban kini dirawat di sejumlah rumah sakit.

Kedua pelaku dilaporkan melarikan diri ke arah yang belum diketahui usai melancarkan aksinya. Identitas dan motif serangan masih dalam penyelidikan, sementara aparat meningkatkan pengamanan dan pengumpulan informasi di lapangan.

Gubernur North Cotabato, Emmylou Mendoza, mengecam keras serangan tersebut dan memerintahkan kepolisian untuk segera menangkap para pelaku. 

“Kekerasan tidak memiliki tempat di provinsi ini. Mereka yang bertanggung jawab harus dihadapkan ke hadapan hukum,” ujar Mendoza dalam pernyataan resmi pada Kamis (1/01) sebagaimana dikutip dari PNA.

Otoritas setempat telah mengerahkan sumber daya untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan, sembari mendukung upaya penegakan hukum yang tengah berlangsung, lanjut Mendoza.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi