ASIA
1 menit membaca
Korea Selatan memperbarui kesiapan perang saat Korea Utara lakukan penguatan militer
Kepala Staf Gabungan menegaskan kembali kewaspadaan pertahanan setelah Korea Utara memamerkan sistem nuklir dan rudal canggih yang mengancam stabilitas regional.
Korea Selatan memperbarui kesiapan perang saat Korea Utara lakukan penguatan militer
Seoul mempersiapkan pertemuan pertahanan dengan AS bulan depan. [Foto berkas] / Reuters

Jenderal tertinggi Korea Selatan berjanji pada hari Selasa untuk mempertahankan kesiapan yang kuat sebagai tanggapan terhadap meningkatnya kemampuan nuklir dan misil Korea Utara setelah negara tersebut memamerkan senjata strategis baru-baru ini.

Ketua Kepala Staf Gabungan (JCS), Jenderal Jin Yong-sung, menyampaikan janji tersebut dalam sesi audit parlemen setelah Korea Utara memperkenalkan rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-20 yang baru dan senjata canggih lainnya dalam parade militer minggu lalu di Pyongyang, menurut Kantor Berita Yonhap.

"Kemampuan nuklir dan misil Korea Utara terus berkembang, dan (Korea Utara) memamerkan pengembangan sistem senjata utama seperti ICBM dan misil hipersonik... selama parade militer minggu lalu yang menandai peringatan ke-80 berdirinya Partai Buruh Korea," kata Jin.

"Dengan memperkuat aliansi strategis dengan Rusia dan Korea Utara, hal ini secara serius mengancam perdamaian di Semenanjung Korea serta perdamaian global," tambahnya.

Rusia dan Korea Utara menandatangani Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif selama kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pyongyang pada Juni 2024.

JCS menyatakan bahwa mereka berencana untuk mengadakan Pertemuan Komite Militer Korea Selatan-AS di Seoul pada awal bulan depan.

Dalam parade minggu lalu, Korea Utara memamerkan ICBM Hwasong-20 yang canggih, yang oleh KCNA digambarkan sebagai "sistem senjata strategis nuklir terkuat bangsa."

TerkaitTRT Indonesia - Korea Selatan menunda latihan militer berskala besar karena pertemuan APEC yang akan datang

SUMBER:AA
Jelajahi
Pertamina siagakan dua supertanker untuk jaga pasokan LPG nasional
Menkomdigi: 200 ribu anak terpapar judi online di Indonesia, 80 ribu diantaranya dibawah 10 tahun
Indonesia dorong kerja sama ASEAN hadapi perdagangan ilegal limbah
Perempuan Rohingya hadapi peningkatan kekerasan seksual di bawah Arakan Army Myanmar
Indonesia kaji ulang bebas visa ASEAN usai penggerebekan markas judi online di Jakarta
7 WNI tewas dalam kecelakaan kapal di perairan Malaysia, 7 masih hilang
Prabowo saksikan penyelamatan kekayaan negara Rp10,27 triliun dan 2,37 juta hektare kawasan hutan
Eks Mendikbud Nadiem dituntut 18 tahun penjara atas kasus pengadaan Chromebook
Satgas Kehutanan tangkap 7 WNA China terkait penambangan emas ilegal di Papua Tengah
Antisipasi Hantavirus: Pemerintah RI siagakan 51 balai karantina, perketat skrining kedatangan
Menkeu Purbaya targetkan ekonomi RI tumbuh di atas 5,5 persen hingga kuartal IV
14 WNI hilang usai kapal migran tenggelam di Perairan Malaysia
Banjir melanda delapan wilayah di Sulawesi Tenggara, 8.616 warga terdampak
TNI AU tingkatkan kemampuan perang siber hadapi ancaman digital modern
14 masih hilang usai kapal migran dari Indonesia tenggelam di perairan Malaysia
Misinformasi terkait vaksin picu lonjakan kasus campak di Indonesia
Gudang bahan kimia di Jakarta Barat terbakar, ledakan beruntun terdengar
Asia bersiap menghadapi gelombang kedua guncangan energi akibat perang Iran
TNI AL terima KRI Canopus-936, perluas kapasitas penyelamatan kapal selam
Ratifikasi kesepakatan berbagi minyak ASEAN ditargetkan rampung sebelum KTT ke-49