ASIA
2 menit membaca
Gunung Merapi luncurkan dua awan panas pagi ini, status siaga tetap berlaku
Gunung Merapi meluncurkan dua awan panas guguran sejauh hingga 1,6 km ke arah barat daya pada Senin dini hari, sementara status aktivitasnya tetap Level III (Siaga) menurut BPPTKG.
Gunung Merapi luncurkan dua awan panas pagi ini, status siaga tetap berlaku
FOTO ARSIP: Gunung Merapi menyemburkan lava dan awan panas di Magelang, Jawa Tengah, pada 4 November 2024. / AFP
14 jam yang lalu

Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Senin dini hari, dengan dua kali awan panas guguran yang meluncur ke arah barat daya sejauh maksimum 1,6 kilometer.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Agus Budi Santoso, mengatakan fenomena tersebut terpantau dalam periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

“Teramati dua kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter,” ujarnya dalam keterangan resmi sebagaimana dikutip dari Antara.

Menurut BPPTKG, awan panas tersebut memiliki amplitudo antara 18 hingga 33 milimeter dengan durasi sekitar 175 hingga 188 detik. Dalam periode yang sama, aktivitas seismik juga mencatat 49 kali gempa guguran serta 14 gempa hibrid atau fase banyak.

TerkaitTRT Indonesia - Gunung Merapi luncurkan tujuh awan panas, status di level siaga

Selain itu, guguran lava terpantau mengalir sebanyak 20 kali ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur hingga 1,8 kilometer, serta 13 kali ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak maksimum yang sama.

Secara visual, Merapi terlihat jelas dengan asap kawah putih bertekanan lemah yang membumbung hingga sekitar 500 meter di atas puncak. Cuaca di sekitar gunung dilaporkan berawan hingga cerah dengan suhu berkisar 17,2 hingga 19,2 derajat Celsius.

BPPTKG mempertahankan status aktivitas Merapi pada Level III atau Siaga. 

Potensi bahaya saat ini meliputi guguran lava dan awan panas di sektor selatan–barat daya, terutama di sepanjang Sungai Boyong hingga lima kilometer serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga tujuh kilometer dari puncak.

Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro hingga tiga kilometer dan Sungai Gendol hingga lima kilometer.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
DPR setujui 5 pimpinan baru OJK periode 2026-2031
Kapolri terjunkan 161 ribu personel gabungan pastikan arus mudik dan balik Lebaran aman
Prabowo rencanakan Hashim Djojohadikusumo pimpin satgas pembiayaan taman nasional
Lebih dari 3 juta penumpang diprediksi mudik lewat Bandara Soekarno-Hatta
Karyawan Freeport tewas ditembak di area tambang Grasberg Papua
Prabowo tegaskan Indonesia tetap pegang politik bebas aktif di tengah konflik global
Panglima TNI tegaskan status siaga 1 bagian uji kesiapan pasukan
DPR uji kelayakan kandidat pimpinan OJK di tengah gejolak pasar global
Indonesia amankan kesepakatan rudal BrahMos dengan India, modernisasi pertahanan maritim
Bangladesh liburkan semua universitas untuk menghemat minyak di tengah krisis BBM
Indonesia perkuat produksi pangan di tengah tantangan iklim dan geopolitik global
Menteri ESDM: Pasokan BBM aman, harga Pertalite tetap hingga Idul Fitri
DPR nilai status Siaga 1 TNI sebagai langkah perkuat ketahanan nasional
China sebut negosiasi aturan Laut China Selatan dengan ASEAN masuk fase krusial
BNN bongkar laboratorium narkoba mephedrone yang dikendalikan warga Rusia di Bali
Longsor di TPA Bantargebang tewaskan empat orang, pencarian korban berlanjut
97 sekolah di Sumatera masih gunakan kelas darurat 3 bulan pasca bencana
13 WN Jepang ditangkap terkait dugaan penipuan online di Jawa Barat
Tidak perlu panic buying, pemerintah RI pastikan pasokan BBM aman di tengah eskalasi Timur Tengah
Presiden Uzbekistan berlakukan hukuman penjara seumur hidup untuk pedofilia