ASIA
2 menit membaca
Bank Indonesia siapkan Rp185,6 triliun uang tunai untuk Ramadan dan Idulfitri
BI juga mengapresiasi dukungan sektor perbankan dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia dalam memastikan penyaluran uang sesuai kebutuhan publik.
Bank Indonesia siapkan Rp185,6 triliun uang tunai untuk Ramadan dan Idulfitri
Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan BI dan perbankan di seluruh Indonesia. / Arsip Reuters
13 jam yang lalu

Bank sentral Indonesia menyiapkan likuiditas uang kartal dalam jumlah besar menjelang periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transaksi tunai dan non-tunai.

Bank Indonesia menyatakan telah menyiapkan uang layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Dari total tersebut, Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan uang melalui ATM dan kantor cabang.

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menjelaskan bahwa angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menilai peningkatan dipengaruhi oleh naiknya aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan konsumsi rumah tangga selama Ramadan dan Idulfitri.

“Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama periode fitri ini, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital. Sistem yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile dan internet banking, termasuk menggunakan BI-FAST dan QRIS,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

BI juga mengapresiasi dukungan sektor perbankan dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia dalam memastikan penyaluran uang sesuai kebutuhan publik.

Masyarakat dapat menukarkan uang melalui aplikasi PINTAR dengan memilih jadwal dan lokasi layanan. Tahun ini, BI menyiapkan dana Rp8,6 triliun untuk penukaran, dengan batas maksimal Rp5,3 juta per orang.

Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan BI dan perbankan di seluruh Indonesia, termasuk melalui kas keliling, kantor bank umum, dan lokasi strategis aktivitas masyarakat.

Khusus wilayah DKI Jakarta, layanan terpadu dijadwalkan berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall.

Melalui sistem digital PINTAR, BI berharap proses distribusi uang menjadi lebih tertata dan merata, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idulfitri.

TerkaitTRT Indonesia - Bank Indonesia lakukan intervensi untuk stabilkan rupiah yang melemah
SUMBER:TRT Indonesia