ASIA
2 menit membaca
Empat negara kecam tindakan destabilisasi China di Laut Cina Selatan
Menteri pertahanan dari Filipina, Australia, Jepang, dan Amerika Serikat menyuarakan keprihatinan atas langkah China yang dianggap mengganggu stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Empat negara kecam tindakan destabilisasi China di Laut Cina Selatan
Menteri pertahanan AS, Australia, Jepang, dan Filipina bertemu di Kuala Lumpur bahas tindakan China di Laut Cina Selatan dan Timur. Foto: X/@SecWar

Para menteri pertahanan dari Filipina, Australia, Jepang, dan Amerika Serikat menyatakan keprihatinan atas tindakan “destabilisasi” yang dilakukan China di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan Menteri Pertahanan Filipina Gilberto Teodoro Jr., Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Pertahanan Australia Richard Marles, Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro, dan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 1 November.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis Minggu malam, para pejabat pertahanan tersebut menegaskan kembali penolakan kuat terhadap setiap upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan kekuatan atau paksaan.

“Para menteri dan sekretaris menyampaikan keprihatinan serius atas tindakan destabilisasi China di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan,” demikian isi pernyataan itu.

Pertemuan tersebut menjadi yang kelima dalam tiga tahun terakhir, menegaskan komitmen keempat negara untuk memajukan visi bersama Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Mereka menekankan pentingnya menegakkan hukum internasional serta kebebasan navigasi dan penerbangan sebagaimana tercantum dalam United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), serta menegaskan kembali bahwa putusan arbitrase Laut Cina Selatan tahun 2016 bersifat final dan mengikat secara hukum bagi pihak-pihak yang terlibat.

Keempat pemimpin pertahanan juga menyatakan dukungan terhadap peran sentral ASEAN dalam membentuk masa depan kawasan serta menegaskan komitmen menjaga perdamaian dan stabilitas regional.

Dalam pertemuan itu, mereka sepakat untuk:

  • Memperkuat fokus kerja sama dalam bidang pencegahan dan kesiapan operasional;

  • Meningkatkan kegiatan kerja sama pertahanan terkoordinasi, termasuk berbagi informasi, pelatihan bersama, dan koordinasi operasi agar pasukan keempat negara dapat beroperasi secara terpadu.

Selain itu, para pejabat juga menyatakan dukungan pembentukan Dewan Kerja Sama Kepala Pertahanan Indo-Pasifik yang mencakup Australia, Jepang, Filipina, dan Amerika Serikat untuk memperkuat keselarasan antara kebijakan dan tujuan operasional.

Mereka juga menyambut mulai berlakunya Reciprocal Access Agreement antara Jepang dan Filipina yang memungkinkan kedua negara memperluas kerja sama bilateral maupun multilateral di bidang pertahanan.

Pertemuan tersebut turut menyoroti rencana latihan militer gabungan “Balikatan 2026” di Filipina, yang akan diikuti oleh pasukan dari keempat negara guna meningkatkan kesiapan bersama.

TerkaitTRT Indonesia - Filipina akan memegang keketuaan ASEAN dengan fokus pada Laut China Selatan

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Perkuat sistem pertahanan, Kemenhan ajukan tambahan anggaran Rp195 triliun untuk 2027
BPJPH perkuat ekosistem halal nasional jelang kebijakan Wajib Halal 2026
BI dan bank sentral China jajaki perluasan swap mata uang, perluas transaksi Rupiah–Renminbi
Ledakan di selatan China tewaskan tujuh orang, lukai 17 lainnya
Filipina mencari bantuan makanan darurat, desa-desa terdampak gempa hadapi kelaparan
Prabowo target 400 RS baru, tegaskan komitmen percepatan transformasi kesehatan nasional
Prabowo resmikan RSUD di Krui Lampung, soroti akses kesehatan lebih luas di daerah terpencil
Transformasi Bansos: Pemerintah siapkan skema tunai berbasis AI dan identitas digital
4 TNI kasus penyiraman air keras Andrie Yunus divonis 1,5–3 tahun, 2 dipecat
Filipina ajukan protes diplomatik terhadap China soal struktur terapung di Laut China Selatan
RI–Singapura perkuat kerja sama investasi hingga energi hijau di BBK
BMKG catat belasan gempa susulan di Kepulauan Sangihe dalam semalam
Indonesia dan Singapura mulai forum ekonomi di enam sektor strategis utama
Menkeu Purbaya: Pelemahan Rupiah bukan tanda krisis seperti 1998
Taiwan kerahkan kapal untuk hadapi operasi penegakan hukum China
Korea Utara sebut program nuklir 'tidak bisa dinegosiasikan' jelang kunjungan Xi Jinping
Efisiensi anggaran MBG, BGN akan fokuskan program ke wilayah terpencil
Vietnam dan Indonesia pimpin klasemen sementara Grup A Piala AFF U-19
Pemerintah tingkatkan pengawasan wisata di sekitar gunung api
Indonesia-Malaysia sepakat perkuat kerja sama bilateral lewat JCBC