Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas dan ribuan lainnya mengungsi setelah Topan Tropis Penha, yang secara lokal disebut Basyang, memicu banjir parah di wilayah Cagayan, Filipina utara, menurut laporan media setempat pada Sabtu.
Empat anggota satu keluarga tewas akibat longsor di Kota Cagayan de Oro, menurut media lokal Inquirer.
Empat korban jiwa lainnya dilaporkan berasal dari Iligan dan Agusan del Norte.
Siklon tersebut juga memicu banjir besar di Western Visayas, Negros Island Region, Central Visayas, dan Caraga, sehingga lebih dari 64.000 orang terpaksa mengungsi, menurut Dewan Nasional Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen Filipina.
Otoritas setempat memindahkan 16.528 keluarga ke 480 pusat evakuasi, sementara banyak warga lainnya mencari perlindungan di lokasi lain.
Badan meteorologi negara itu menyatakan Basyang melemah menjadi daerah bertekanan rendah pada Sabtu dini hari setelah lima kali mendarat di Mindanao dan Visayas.
Pada Jumat, otoritas menyebut Badai Tropis Basyang menyebabkan puluhan penerbangan dibatalkan, sehingga ribuan penumpang tertahan di bandara.
Otoritas Penerbangan Sipil Filipina melaporkan 32 penerbangan dibatalkan sejak Kamis, berdampak pada 7.737 pelancong.





















