BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia menangguhkan lisensi TikTok karena gagal berbagi data
Indonesia memiliki audiens terbesar kedua di TikTok, dengan lebih dari 100 juta pengguna.
Indonesia menangguhkan lisensi TikTok karena gagal berbagi data
Seorang juru bicara mengatakan TikTok sedang bekerja sama erat dengan otoritas Indonesia yang berwenang. / Reuters
4 Oktober 2025

Pemerintah Indonesia telah menangguhkan izin operasi aplikasi berbagi video TikTok karena platform tersebut menolak memberikan data terkait protes anti-pemerintah baru-baru ini, menurut pernyataan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kementerian menyatakan bahwa mereka telah "menangguhkan sementara" izin operasi aplikasi tersebut karena gagal memberikan data yang memadai terkait aktivitas fitur live selama protes anti-pemerintah pada bulan Agustus.

"Langkah ini adalah bentuk ketegasan pemerintah setelah TikTok hanya memberikan data parsial," kata Alexander Sabar, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, dalam pernyataannya.

Pemerintah meminta TikTok untuk memberikan data lalu lintas dan data lainnya terkait "dugaan monetisasi" aktivitas live dari akun-akun yang dicurigai terlibat dalam perjudian online.

Kementerian menyebutkan bahwa TikTok diberi batas waktu hingga 23 September untuk menyerahkan data tersebut, tetapi gagal memenuhinya.

TikTok menyatakan bahwa mereka menghormati hukum di pasar tempat mereka beroperasi.

Seorang juru bicara TikTok mengatakan dalam pernyataan bahwa mereka bekerja sama dengan kementerian "...sambil tetap berkomitmen untuk melindungi privasi pengguna dan memastikan platform kami memberikan pengalaman yang aman dan bertanggung jawab bagi komunitas di Indonesia."

Fitur live di platform TikTok masih tersedia pada Jumat malam.

TikTok telah menghadapi serangkaian tantangan dalam operasinya di Indonesia.

Aplikasi berbagi video ini sempat menangguhkan fitur live-nya pada bulan Agustus karena adanya protes kekerasan setelah kematian seorang pria yang tertabrak kendaraan polisi.

Pada hari Senin, badan antimonopoli Indonesia mendenda TikTok sebesar $900.000 karena gagal memberi tahu regulator tepat waktu tentang akuisisi platform e-commerce Tokopedia.

Pemerintah menangguhkan fitur e-commerce TikTok pada tahun 2023.

TikTok kemudian membeli 75 persen saham Tokopedia, platform e-commerce terbesar di Indonesia, yang menggabungkan layanan belanja mereka.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia denda TikTok Rp15 miliar terkait laporan akuisisi Tokopedia

SUMBER:AFP
Jelajahi
Dua kapal Pertamina tertahan di Teluk Persia akibat konflik Timur Tengah
India hadapi risiko serius pasokan minyak akibat konflik Timur Tengah
Claude AI milik Anthropic kembali normal usai gangguan, unduhan melonjak di tengah sengketa Pentagon
BPS: Emas perhiasan catat inflasi 30 bulan beruntun
Inflasi Indonesia melonjak ke 4,76 persen Februari 2026, harga hunian dan emas jadi pendorong
Garuda Indonesia hentikan sementara penerbangan ke dan dari Doha
Harga minyak melonjak 10 persen akibat krisis Iran, berpotensi tembus US$100 per barel
OPEC+ secara prinsip sepakat tingkatkan produksi minyak setelah konflik di Timur Tengah meluas
Pemerintah targetkan ekonomi berbasis AI tumbuh hingga 9 persen
AS berikan hibah $2,49 juta dukung pengembangan Kota Cerdas Nusantara
First Resources bayar US$5,6 juta ke pemerintah RI terkait lahan sawit bermasalah
Indonesia hadapi tantangan dalam memenuhi komitmen impor pertanian AS akibat surplus domestik
Deadline berakhir, Indonesia desak Uni Eropa patuhi putusan WTO soal minyak sawit
IHSG berpotensi menguat dipicu sentimen disrupsi AI global
Inggris mengenakan denda $20 juta pada Reddit atas penanganan data anak yang salah
Perusahaan energi Italia Eni targetkan FID proyek gas di Indonesia bulan depan
Pemerintah tarik utang Rp127,3 triliun hingga Januari 2026
Indonesia berpeluang jadi pemimpin energi terbarukan di Asia Tenggara lewat program PLTS 100 GW
Pemerintah siapkan obligasi euro dan yuan, tiga bank global ditunjuk
China berlakukan pembatasan ekspor terhadap perusahaan Jepang atas keterkaitan militer