ASIA
2 menit membaca
Pesawat Pelita Air jatuh di Nunukan, investigasi masih berlangsung
Penerbangan tersebut merupakan layanan kargo yang mengangkut bahan bakar dan hanya diawaki satu pilot tanpa awak kabin maupun penumpang.
Pesawat Pelita Air jatuh di Nunukan, investigasi masih berlangsung
Pesawat Pelita Air rute Long Bawan–Tarakan mengalami kecelakaan tak lama setelah lepas landas dari Long Bawan. / Foto: Pelita Air
14 jam yang lalu

Pesawat charter milik Pelita Air Service dilaporkan jatuh di wilayah Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis siang sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Pesawat tersebut diketahui mengangkut logistik bahan bakar tanpa membawa penumpang.

Informasi awal menyebutkan pesawat dengan nomor penerbangan PAS 7101 rute Long Bawan–Tarakan mengalami kecelakaan tak lama setelah lepas landas dari Long Bawan. Insiden ini terjadi di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di dataran tinggi Krayan.

Pihak maskapai menyatakan kepada Kompas, proses investigasi tengah dilakukan bersama instansi terkait. Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna, mengatakan perusahaan masih berkoordinasi untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut. “Saat ini kami sampaikan bahwa proses investigasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sedang berlangsung,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penerbangan tersebut merupakan layanan kargo yang mengangkut bahan bakar dan hanya diawaki satu pilot tanpa awak kabin maupun penumpang. Maskapai menegaskan akan menyampaikan perkembangan informasi secara berkala melalui kanal resmi.

Sementara itu, warga setempat melaporkan melihat pesawat melintas dengan mengeluarkan asap hitam sebelum akhirnya menukik dan jatuh.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan penerbangan di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, pesawat Smart Air tipe C208B melakukan pendaratan darurat di Nabire akibat gangguan mesin, sementara pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport jatuh di Sulawesi Selatan pada Januari lalu dan menewaskan sepuluh orang.

Hingga kini, upaya penanganan di lokasi dan penyelidikan penyebab kecelakaan masih terus berlangsung.

TerkaitTRT Indonesia - Tim SAR temukan seluruh korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Sulawesi Selatan
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Bus Cahaya Trans beroperasi tanpa izin sejak 2022 terungkap setelah kecelakaan di Krapyak
Sanae Takaichi resmi diangkat sebagai Perdana Menteri Jepang oleh dewan rakyat
Kapal KM Intim Teratai karam di perairan pulau Makian, SAR bergegas lakukan penyelamatan
Pemerintah salahkan OPM atas serangan pesawat sipil di Papua yang tewaskan dua awak
TNI AU uji coba pendaratan F-16 di Tol Lampung sebagai landasan darurat pesawat militer
Bocah 9 tahun tewas tenggelam di Embung Sejuk Cipayung
Lubang raksasa di Aceh terus membesar, pemerintah tutup akses publik
Jakarta hadapi krisis sampah, dari pasar yang berbau menyengat hingga TPA yang nyaris meledak
Bank Indonesia siapkan Rp185,6 triliun uang tunai untuk Ramadan dan Idulfitri
Myanmar mengusir diplomat Timor Leste karena perselisihan atas gugatan kejahatan junta
Rentetan kematian anak picu kekhawatiran krisis kesehatan mental di Indonesia
TNI AL: Kapal induk Garibaldi diharapkan tiba sebelum HUT, juga siapkan kapal RS untuk misi Gaza
Jepang sita kapal nelayan China, insiden memperdalam ketegangan antara kedua negara
Presiden Prabowo terima delegasi Pakistan, bahas kerja sama pertahanan dan dukungan KTT D-8
Ratusan siswa di Sumatera Utara keracunan usai konsumsi makan siang gratis
Konsulat Indonesia pulangkan 217 WNI yang dideportasi Malaysia dari Tawau
Kamboja dorong Filipina perkuat misi pengamat ASEAN di perbatasan
Prabowo klaim MBG lebih baik dari Jepang dan Eropa di tengah kritik fiskal dan keracunan
TNI AU uji coba pendaratan jet tempur F-16 dan super tucano di Tol Lampung
Pemerintah tinjau ulang nasib tambang emas Martabe usai pencabutan izin