BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
Kesepakatan dengan China 'selesai', Beijing akan menyuplai logam langka: Trump
Presiden AS mengatakan Washington akan mengizinkan mahasiswa China untuk tetap berada di perguruan tinggi AS setelah kesepakatan disetujui.
Kesepakatan dengan China 'selesai', Beijing akan menyuplai logam langka: Trump
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di KTT Pemimpin G20 di Jepang, pada 2019. /Foto: Reuters / Reuters
12 Juni 2025

Kesepakatan dagang antara Washington dan Beijing "sudah selesai", namun masih menunggu persetujuan akhir dari presiden kedua negara, klaim Presiden AS Donald Trump.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Rabu, Trump mengatakan bahwa AS "mendapatkan total tarif sebesar 55 persen, sementara China mendapatkan 10 persen."

"Magnet penuh, dan elemen tanah jarang yang diperlukan, akan disuplai langsung oleh China," tambahnya. "Demikian pula, kami akan menyediakan kepada China apa yang telah disepakati, termasuk mahasiswa China yang menggunakan perguruan tinggi dan universitas kami (yang selalu saya dukung!)."

"Hubungan kami sangat baik!" katanya.

Kemudian, Trump menyatakan bahwa ia dan Presiden China Xi Jinping "akan bekerja sama secara erat untuk membuka akses perdagangan Amerika ke China." "Ini akan menjadi kemenangan besar bagi kedua negara!!!" tambahnya.

Pejabat AS dan China bertemu di London minggu ini untuk membahas isu tarif. Masalah ekspor elemen tanah jarang menjadi salah satu poin utama dalam negosiasi di London.

Sebelumnya, pada bulan April, AS mulai menerapkan tarif besar terhadap China, namun pada bulan Mei, AS dan China sepakat untuk mengurangi tarif hukuman secara bertahap selama 90 hari awal.

SUMBER:AA
Jelajahi
Claude AI milik Anthropic kembali normal usai gangguan, unduhan melonjak di tengah sengketa Pentagon
BPS: Emas perhiasan catat inflasi 30 bulan beruntun
Inflasi Indonesia melonjak ke 4,76 persen Februari 2026, harga hunian dan emas jadi pendorong
Garuda Indonesia hentikan sementara penerbangan ke dan dari Doha
Harga minyak melonjak 10 persen akibat krisis Iran, berpotensi tembus US$100 per barel
OPEC+ secara prinsip sepakat tingkatkan produksi minyak setelah konflik di Timur Tengah meluas
Pemerintah targetkan ekonomi berbasis AI tumbuh hingga 9 persen
AS berikan hibah $2,49 juta dukung pengembangan Kota Cerdas Nusantara
First Resources bayar US$5,6 juta ke pemerintah RI terkait lahan sawit bermasalah
Indonesia hadapi tantangan dalam memenuhi komitmen impor pertanian AS akibat surplus domestik
Deadline berakhir, Indonesia desak Uni Eropa patuhi putusan WTO soal minyak sawit
IHSG berpotensi menguat dipicu sentimen disrupsi AI global
Inggris mengenakan denda $20 juta pada Reddit atas penanganan data anak yang salah
Perusahaan energi Italia Eni targetkan FID proyek gas di Indonesia bulan depan
Pemerintah tarik utang Rp127,3 triliun hingga Januari 2026
Indonesia berpeluang jadi pemimpin energi terbarukan di Asia Tenggara lewat program PLTS 100 GW
Pemerintah siapkan obligasi euro dan yuan, tiga bank global ditunjuk
China berlakukan pembatasan ekspor terhadap perusahaan Jepang atas keterkaitan militer
Indonesia perluas akses ekspor seafood ke Türkiye dan China
Amerika Serikat targetkan tarif baru untuk panel surya Indonesia