ASIA
2 menit membaca
Kejaksaan Agung serahkan Rp13,25 triliun kerugian negara dari kasus ekspor CPO
Presiden Indonesia menegaskan bahwa langkah Kejaksaan dalam memulihkan kerugian negara merupakan bagian dari penegakan keadilan ekonomi dan perlindungan terhadap kepentingan rakyat.
Kejaksaan Agung serahkan Rp13,25 triliun kerugian negara dari kasus ekspor CPO
Dengan arahan Presiden Prabowo, Rp13,25 Triliun kerugian negara berhasil dikembalikan. / BPMI Sekretariat Negara

Pemerintah Indonesia mencatat capaian besar dalam upaya pemberantasan korupsi. Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, negara berhasil memulihkan kerugian sebesar Rp13,25 triliun dari kasus tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya. Dana tersebut secara resmi diserahkan oleh Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan dalam sebuah upacara di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Senin.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kejaksaan Agung atas kerja keras dan komitmen mereka dalam menegakkan hukum dan menjaga keadilan ekonomi nasional.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua jajaran, terutama Kejaksaan Agung yang telah gigih melawan korupsi, manipulasi, dan penyelewengan,” ujar Presiden dalam pernyataan resmi Kementerian Sekretariat RI .

Presiden menekankan bahwa langkah tersebut bukan hanya bentuk penegakan hukum, tetapi juga upaya strategis dalam memperkuat integritas nasional dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Penegakan hukum dan pemulihan ekonomi

Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam laporannya mengungkapkan, perkara ini melibatkan tiga korporasi besar diantaranya Wilmar Group, Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group dengan total kerugian perekonomian negara mencapai Rp17 triliun.

“Dari total tersebut, hari ini kami menyerahkan Rp13,25 triliun. Sisanya sekitar Rp4,4 triliun akan dibayarkan melalui mekanisme penundaan dengan jaminan aset perusahaan,” jelasnya.

Burhanuddin menegaskan bahwa langkah Kejaksaan dalam memulihkan kerugian negara merupakan bagian dari penegakan keadilan ekonomi dan perlindungan terhadap kepentingan rakyat.

Acara penyerahan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.

TerkaitTRT Indonesia - KPK tahan 4 tersangka kasus korupsi dana hibah Pemprov Jatim 2019–2022

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Pemprov Kalbar perpanjang status darurat asap akibat karhutla hingga 20 September
Infeksi pernapasan akibat asap karhutla melonjak, 113 ribu lebih kasus dalam sepekan
Kementerian LH dan DPD perkuat penegakan hukum lingkungan hingga pengelolaan sampah nasional
Jepang kirim helikopter Chinook bantu padamkan karhutla di Indonesia pekan ini
5 jurnalis hilang kontak saat liput erupsi Anak Krakatau di Selat Sunda
Seluruh bandara kembali beroperasi usai erupsi Anak Krakatau, 8 orang dilaporkan hilang
BGN tutup sementara 1.999 dapur MBG, perketat standar keamanan pangan
Gunung Semeru kembali erupsi, PVMBG waspadai awan panas dan lahar
SAR perluas pencarian 5 jurnalis yang hilang di perairan Anak Krakatau
Musim karhutla Indonesia uji respons ASEAN hadapi kabut asap lintas batas
Pertumbuhan ekonomi RI tetap sesuai target, Menkeu Purbaya siapkan anggaran penanganan bencana
Presiden Prabowo instruksikan penambahan anggaran dan perkuat mitigasi bencana
Pemerintah perpanjang bansos beras hingga Desember untuk 33 juta keluarga
Polisi Indonesia-Malaysia perkuat koordinasi intelijen menekan jaringan narkotika lintas batas
Kejagung tetapkan Toba Pulp Lestari (PT. TPL) tersangka, kerugian pajak capai Rp2 triliun
TNI AU dan RSAF Singapura bahas kerja sama militer dalam pertemuan tahunan ke-20
Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir, 8 bandara ditutup akibat abu vulkanik
Bursa komoditas Indonesia hadapi persaingan dan tantangan pasar global
Indonesia dan Malaysia perluas operasi satgas berantas barang ilegal di perbatasan
Malaysia lakukan penyemaian awan 3 hari kedepan di Sarawak dan perbatasan Indonesia