BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
China perkuat kerjasama dagang dan investasi dengan negara mitra BRI sepanjang tahun 2025
Menurut laporan CCPIT, China telah memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi dengan negara mitra Belt and Road sepanjang 2025 melalui misi dagang, pameran luar negeri, dan fasilitasi perdagangan.
China perkuat kerjasama dagang dan investasi dengan negara mitra BRI sepanjang tahun 2025
Pemandangan udara terminal kontainer di Shanghai, China, 8 Desember 2025. (Chinatopix Via AP)
2 Januari 2026

Perusahaan industri dan komersial China telah memperluas kerjasama praktis dengan negara-negara mitra Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative atau BRI) sepanjang 2025, mencakup sektor perdagangan, investasi, dan pengembangan industri, sebagaimana dari data laporan yang dirilis Dewan China untuk Promosi Perdagangan Internasional (China Council for the Promotion of International Trade atau CCPIT).

CCPIT mencatat, selama setahun terakhir pihaknya memfasilitasi aktivitas bisnis lintas negara melalui 407 kunjungan delegasi usaha, dengan lebih dari separuhnya—sebanyak 228 perjalanan—ditujukan ke negara-negara mitra BRI. 

Langkah ini memperkuat keterlibatan komunitas bisnis China di pasar internasional.

Pada periode yang sama, lembaga tersebut juga menyetujui 707 proyek pameran luar negeri yang digelar di 43 negara mitra BRI. Total luas area pameran mencapai sekitar 360.000 meter persegi dan melibatkan sekitar 26.500 perusahaan dari berbagai sektor.

Dalam upaya memperlancar arus perdagangan, sistem promosi perdagangan nasional China menerbitkan sekitar 4,99 juta sertifikat asal barang serta 559.600 sertifikat komersial untuk negara-negara mitra BRI selama 11 bulan pertama 2025, menurut data CCPIT.

Juru bicara CCPIT, Wang Wenshuai, mengatakan lembaganya berencana melanjutkan inisiatif tersebut di tahun ini.

“Kami akan terus mengorganisasi delegasi bisnis China untuk mengunjungi negara-negara mitra Sabuk dan Jalan pada 2026,” ujarnya dikutip dari kantor berita Xinhua.

TerkaitTRT Indonesia - Investor China melirik Indonesia untuk hindari tarif AS dan memanfaatkan pasar lokal
Jelajahi
Claude AI milik Anthropic kembali normal usai gangguan, unduhan melonjak di tengah sengketa Pentagon
BPS: Emas perhiasan catat inflasi 30 bulan beruntun
Inflasi Indonesia melonjak ke 4,76 persen Februari 2026, harga hunian dan emas jadi pendorong
Garuda Indonesia hentikan sementara penerbangan ke dan dari Doha
Harga minyak melonjak 10 persen akibat krisis Iran, berpotensi tembus US$100 per barel
OPEC+ secara prinsip sepakat tingkatkan produksi minyak setelah konflik di Timur Tengah meluas
Pemerintah targetkan ekonomi berbasis AI tumbuh hingga 9 persen
AS berikan hibah $2,49 juta dukung pengembangan Kota Cerdas Nusantara
First Resources bayar US$5,6 juta ke pemerintah RI terkait lahan sawit bermasalah
Indonesia hadapi tantangan dalam memenuhi komitmen impor pertanian AS akibat surplus domestik
Deadline berakhir, Indonesia desak Uni Eropa patuhi putusan WTO soal minyak sawit
IHSG berpotensi menguat dipicu sentimen disrupsi AI global
Inggris mengenakan denda $20 juta pada Reddit atas penanganan data anak yang salah
Perusahaan energi Italia Eni targetkan FID proyek gas di Indonesia bulan depan
Pemerintah tarik utang Rp127,3 triliun hingga Januari 2026
Indonesia berpeluang jadi pemimpin energi terbarukan di Asia Tenggara lewat program PLTS 100 GW
Pemerintah siapkan obligasi euro dan yuan, tiga bank global ditunjuk
China berlakukan pembatasan ekspor terhadap perusahaan Jepang atas keterkaitan militer
Indonesia perluas akses ekspor seafood ke Türkiye dan China
Amerika Serikat targetkan tarif baru untuk panel surya Indonesia